Jakarta, 13 November 2025 – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api menunjukkan peningkatan signifikan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus merespons dinamika tersebut dengan menguatkan kesiapan operasional agar seluruh perjalanan berlangsung lancar dan andal. Lonjakan perjalanan tahunan menjadi salah satu momentum paling krusial bagi KAI untuk memastikan layanan tetap konsisten dan aman.
KAI mencatat bahwa minat masyarakat mulai terlihat dari meningkatnya pemesanan tiket di berbagai rute jarak jauh dan menengah. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola mobilitas liburan yang setiap tahun cenderung bertambah. Untuk menghadapi hal tersebut, perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana yang akan digunakan selama periode angkutan Nataru.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa masyarakat sudah dapat membeli tiket sejak H-45, dan pemesanan kini mulai menunjukkan tren kenaikan di berbagai relasi favorit. “Saat ini masyarakat sudah dapat memesan tiket melalui Access by KAI, termasuk Argo Bromo Anggrek, Sancaka, Pangandaran, Papandayan, Parahyangan, Mataram, Senja Utama Yogyakarta, Ciremai, Jaka Tingkir, Progo, Tawang Jaya, Pasundan, Bogowonto, Gajah Wong, Logawa, Majapahit, hingga Lodaya. Pelanggan dapat mulai merencanakan perjalanan sejak sekarang,” ujar Anne.
Sejalan dengan meningkatnya mobilitas, KAI melakukan berbagai penyesuaian pola operasi untuk menjaga ketepatan waktu, mulai dari penyusunan ulang Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) hingga peningkatan kesiapan armada. Seluruh rangkaian juga mendapatkan perawatan intensif untuk memastikan keandalannya selama periode sibuk tersebut.
“Penyesuaian pola operasi merupakan bagian dari komitmen KAI terhadap keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan. Seluruh rangkaian, stasiun, serta sistem pendukung sedang kami siapkan dalam kondisi terbaik,” lanjut Anne. Menurutnya, hal ini menjadi elemen penting agar peningkatan penumpang tidak mengganggu standar pelayanan.
Selain faktor teknis, KAI juga turut mendukung arahan pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional untuk memfasilitasi mobilitas akhir tahun. Pemerintah mendorong integrasi antarmoda serta layanan transportasi publik yang lebih efisien, sehingga masyarakat dapat memiliki pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terstruktur.
KAI memastikan seluruh jajaran operasional telah berkoordinasi secara intensif di seluruh daerah operasi (Daop dan Divre). Penguatan pengawasan dan monitoring di stasiun-stasiun besar juga dilakukan untuk menjaga ketertiban, termasuk pada area keberangkatan dan kedatangan yang berpotensi mengalami penumpukan.
Anne juga mengingatkan agar pelanggan memperhatikan dengan teliti data penumpang dan tanggal perjalanan sebelum menyelesaikan transaksi, serta selalu memantau ketersediaan kursi melalui aplikasi resmi. KAI berharap masyarakat dapat menikmati liburan akhir tahun dengan lebih tenang dan nyaman.
“KAI berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan modern bagi seluruh pelanggan. Mari manfaatkan momen liburan ini dengan penuh kebersamaan, dan pastikan pemesanan tiket dilakukan hanya melalui kanal resmi KAI,” tutup Anne. (Redaksi)

