Jakarta, 20 Desember 2025 – Tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan antarkota selama libur Natal dan Tahun Baru tercermin dari jumlah penumpang kereta api sejak awal masa Angkutan Nataru. Kereta api kembali menjadi moda transportasi yang banyak dipilih.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, pada dua hari pertama Angkutan Nataru, total pelanggan yang dilayani mencapai 359.616 orang. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur akhir tahun.
Pada 18 Desember 2025, KAI melayani 157.301 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 202.315 pelanggan pada 19 Desember 2025, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan.
Kondisi ini menggambarkan kebutuhan masyarakat akan transportasi yang memiliki kepastian jadwal serta kenyamanan untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Hingga 20 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket kereta api jarak jauh dan lokal tercatat mencapai 161.440 pelanggan dan masih berpotensi bertambah.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa tren tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
“Pergerakan pelanggan sejak awal masa Angkutan Natal dan Tahun Baru menunjukkan tren yang terjaga. Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan antarkota maupun regional selama libur akhir tahun,” ujar Anne.
Secara keseluruhan, total penjualan tiket selama masa Nataru hingga waktu tersebut telah mencapai 2.108.450 tiket.
Dari jumlah tersebut, penjualan tiket kereta api jarak jauh mencapai 1.905.761 atau 69,0 persen dari kapasitas yang disediakan.
“Tingginya tingkat keterisian tersebut mencerminkan kuatnya minat masyarakat terhadap perjalanan antarkota menggunakan kereta api, didukung kepastian jadwal, kenyamanan, serta jangkauan layanan ke berbagai daerah tujuan,” jelas Anne. (Redaksi)

