12 Juni 2026 – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan pertandingan penuh drama yang mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Estadio Azteca, Meksiko berhasil meraih kemenangan meyakinkan 2-0. Namun, sorotan utama pertandingan bukan hanya kemenangan El Tricolor, melainkan juga banyaknya kartu merah yang mewarnai laga panas tersebut.

Sejak peluit awal dibunyikan, Meksiko langsung tampil agresif dan berusaha menekan pertahanan Afrika Selatan. Strategi itu membuahkan hasil cepat ketika Julian Quinones berhasil memanfaatkan kesalahan pemain lawan pada menit kesembilan. Kehilangan bola di area berbahaya membuat lini belakang Afrika Selatan lengah. Quinones yang berhasil merebut penguasaan bola langsung melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang, membawa Meksiko unggul 1-0.

Setelah gol pembuka tercipta, Meksiko semakin percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Quinones kembali menjadi ancaman bagi pertahanan lawan melalui sejumlah peluang berbahaya. Pada menit ke-19, ia mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh yang masih melebar tipis dari sasaran. Sementara itu, Afrika Selatan berusaha membalas dengan mengandalkan umpan-umpan panjang dan serangan langsung ke area pertahanan tuan rumah.

Menjelang akhir babak pertama, kedua tim sama-sama menciptakan peluang emas. Penjaga gawang Afrika Selatan, Ronwen Williams, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Raul Jimenez yang nyaris menggandakan keunggulan Meksiko. Tidak lama kemudian, Quinones hampir mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini, tetapi tendangannya hanya membentur tiang gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah.

Babak kedua menjadi titik balik yang semakin menyulitkan Afrika Selatan. Pada menit ke-49, Sphephelo Sithole menerima kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran terhadap Brian Gutierrez yang berada dalam posisi berbahaya dan berpeluang mencetak gol. Meskipun insiden itu terjadi di dekat kotak penalti, wasit memutuskan tidak memberikan hadiah penalti kepada Meksiko karena pelanggaran dianggap terjadi di luar area terlarang.

Bermain dengan sepuluh pemain membuat Afrika Selatan semakin kesulitan mengimbangi dominasi lawan. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Meksiko yang terus menekan. Hasilnya terlihat pada menit ke-67 ketika Raul Jimenez berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Penyerang berpengalaman itu menyambut umpan silang dengan sundulan akurat yang bersarang di gawang Afrika Selatan.

Situasi semakin memburuk bagi tim tamu ketika Themba Zwane harus meninggalkan lapangan pada menit ke-84. Setelah meninjau tayangan ulang melalui VAR, wasit memutuskan memberikan kartu merah akibat pelanggaran berupa sikutan terhadap Roberto Alvarado. Keputusan tersebut membuat Afrika Selatan harus menyelesaikan pertandingan hanya dengan sembilan pemain.

Drama kartu merah belum berakhir hingga penghujung laga. Pada masa tambahan waktu, bek Meksiko Cesar Montes juga harus menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Khuliso Mudau. Meski kehilangan satu pemain, kondisi itu tidak mengubah hasil akhir pertandingan karena Meksiko tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini menjadi awal yang sempurna bagi Meksiko dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Dukungan penuh publik Estadio Azteca berhasil memberikan energi tambahan bagi skuad asuhan Javier Aguirre untuk mengamankan tiga poin pertama. Sebaliknya, Afrika Selatan harus segera melakukan evaluasi, terutama terkait disiplin permainan yang menjadi faktor utama kekalahan mereka dalam laga pembuka turnamen bergengsi tersebut. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *