Jakarta, 31 Agustus 2025 – Stasiun Manggarai kini menjadi jantung perjalanan Jabodetabek, menghubungkan kota-kota penyangga dengan pusat ibu kota melalui layanan Commuter Line, kereta jarak jauh, dan moda transportasi darat. Dengan posisinya yang strategis, stasiun ini menjadi titik transit utama yang vital bagi ribuan penumpang setiap hari.
Setiap hari, Manggarai melayani 739 perjalanan kereta, termasuk 704 perjalanan Commuter Line dan 35 perjalanan jarak jauh. Volume pengguna terus meningkat, dari 2,6 juta penumpang pada 2021 menjadi lebih dari 5,5 juta pengguna Commuter Line Jabodetabek pada 2024, serta puluhan ribu pengguna Commuter Line Bandara.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan, “Integrasi antara kereta api, bus, dan moda transportasi lainnya akan menciptakan ekosistem transportasi yang saling melengkapi. Hal ini memberikan solusi perjalanan yang lebih terjangkau, cepat, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.”
Selain menghubungkan berbagai rute, Manggarai juga menjadi pusat kegiatan ekonomi di sekitarnya. UMKM dan layanan transportasi daring berkembang pesat, memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal. Anne menambahkan, “Stasiun Manggarai kini menjadi simpul perjalanan sekaligus pusat aktivitas ekonomi. Kehadiran transportasi daring dan UMKM di sekitar area stasiun membuka peluang usaha baru, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan penumpang, tetapi juga masyarakat sekitar.”
Pertumbuhan penumpang jalur utama lainnya, seperti Bogor Line dan Cikarang Line, menegaskan posisi Manggarai sebagai simpul transportasi kritis. Januari–Juli 2025 mencatat 87,9 juta pengguna Bogor Line dan 48,3 juta pengguna Cikarang Line.
Pengembangan stasiun juga menekankan integrasi first mile hingga last mile, mempermudah pergerakan penumpang dari rumah ke stasiun dan sebaliknya. Konektivitas ini meliputi bus, ojek daring, dan moda transportasi darat lainnya.
Selain fungsi transportasi, Manggarai mempertahankan nilai sejarah sebagai cagar budaya. Fasilitas modern dan arsitektur bersejarah berpadu, memberikan pengalaman unik bagi penumpang yang melewati stasiun.
Dengan integrasi moda transportasi dan fasilitas modern yang terjaga, Stasiun Manggarai menjadi jantung perjalanan Jabodetabek sekaligus simbol modernisasi transportasi ibu kota. (Redaksi)

