Jakarta, 31 Agustus 2025 – Manajemen krisis transportasi diterapkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui penerapan Berhenti Luar Biasa (BLB) strategis di Stasiun Jatinegara. Pendekatan manajemen krisis ini dijalankan untuk memitigasi dampak demonstrasi terhadap operasional kereta api jarak jauh.

Penerapan strategis ini melibatkan penilaian risiko menyeluruh dan perencanaan darurat untuk berbagai skenario yang mungkin terjadi. Program ini dirancang dengan kemudahan built-in untuk mengakomodasi perubahan cepat dalam dinamika situasional.

Pendekatan manajemen krisis ini mendemonstrasikan kesiapan organisasi dalam menghadapi gangguan eksternal. Hal ini mencerminkan kemampuan respons krisis yang matang yang dapat diandalkan dalam berbagai situasi menantang.

“Melalui pemberlakuan pemberhentian luar biasa di Stasiun Jatinegara, pelanggan memiliki pilihan tambahan untuk proses turun dan naik dari kereta api. Hal ini diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat dalam kondisi adanya aksi demo di beberapa titik lokasi,” jelas Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *