Jakarta, 29 Oktober 2025 – Pencapaian spektakuler diraih KA Bandara Adi Soemarmo dengan lonjakan penumpang sebesar 252 persen pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadi bukti konkret keberhasilan sistem transportasi aglomerasi yang dikembangkan PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta.
Total 613.403 penumpang menggunakan layanan ini pada periode Januari-September 2025, meningkat drastis dari 174.002 penumpang di periode sama tahun 2024. Pertumbuhan eksponensial ini didorong oleh penambahan stasiun pemberhentian di Palur dan Caruban yang memperluas jangkauan layanan. Momen liburan panjang dan kesadaran masyarakat akan transportasi ramah lingkungan turut berkontribusi.
Stasiun Solobalapan mencatat volume penumpang tertinggi sebagai simpul integrasi antarmoda. Konektivitas dengan terminal Tirtonadi dan layanan kereta api lain menjadikan stasiun ini hub transportasi penting. Kemudahan akses lanjutan ke berbagai destinasi semakin meningkatkan daya tarik layanan.
“Kesadaran masyarakat yang semakin aware terhadap penggunaan transportasi umum seperti kereta api yang turut mendukung kebijakan green transportation dengan mengurangi emisi,” ungkap Feni Novida Saragih, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta. Lonjakan penumpang ini memvalidasi strategi pengembangan transportasi aglomerasi berbasis kereta api sebagai solusi masa depan.
(Redaksi)

