Jakarta, 11 September 2025 – Keandalan sistem transportasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam sektor energi terbukti melalui keberhasilan mengangkut batu bara mencapai 37,4 juta ton pada periode Januari-Agustus 2025. Realisasi ini menunjukkan tren yang menggembirakan dengan pertumbuhan 4% dari hasil yang diperoleh pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 36,06 juta ton.
Dalam penjelasannya, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menekankan bahwa layanan angkutan batu bara merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung stabilitas energi nasional. “Kereta api hadir mengalirkan energi yang memberi manfaat bagi masyarakat dengan menjamin distribusi batu bara ke seluruh PLTU dapat berjalan dengan optimal,” ungkap Anne dalam briefing pers.
Hampir seluruh batu bara yang berhasil diangkut KAI dimanfaatkan sebagai sumber energi primer untuk mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di berbagai lokasi strategis Indonesia. Peningkatan volume angkutan yang berkelanjutan ini memungkinkan KAI untuk terus berperan dalam menjaga ketersediaan pasokan listrik yang handal bagi populasi sekitar 158,6 juta jiwa di wilayah Jawa dan Bali.
Komitmen KAI dalam transportasi batu bara tidak hanya terbatas pada aspek logistik, melainkan juga membawa misi sosial yang lebih luas. “Setiap gerbong batu bara yang melintasi jalur kereta adalah simbol harapan, membawa energi untuk menerangi impian generasi muda, menggerakkan sektor UMKM, dan memastikan layanan kesehatan tetap berjalan dengan baik,” pungkas Anne dengan rasa bangga.
(Redaksi)

