Jakarta, 29 Oktober 2025 – Keselamatan dan keamanan penumpang merupakan prioritas utama bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta. Hal ini terbukti dari keberhasilan mereka meraih predikat gold dengan skor 89,48 persen dalam Audit Sistem Manajemen Pengamanan di Stasiun Gambir. Audit ini didukung penuh oleh KAI Services, anak perusahaan yang mengelola unit bisnis tenaga satuan keamanan, memastikan semua standar operasional telah optimal untuk tingkatkan keamanan publik. Pengumuman hasil audit ini disampaikan pada Jumat (24/10) setelah berlangsung selama tiga hari.
Tujuan utama pelaksanaan Audit Sistem Manajemen Pengamanan di Stasiun Gambir adalah untuk menjamin bahwa standar keamanan yang diterapkan telah berada di level terbaik demi pelayanan publik. KAI Services berperan krusial dalam menyediakan dan memverifikasi kelengkapan semua Standar Operasional Prosedur (SOP) dan dokumen pendukung yang berkaitan dengan pengelolaan satuan keamanan di stasiun. Sinergi ini menunjukkan komitmen serius perusahaan dalam menjaga kualitas layanan.
Kombes Pol Choiron El Atiq, selaku pemimpin Tim Audit, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja sama yang solid dari seluruh jajaran PT KAI Stasiun Gambir. Hasil audit secara definitif menunjukkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Pengamanan di stasiun tersebut telah mencapai kinerja yang “sangat baik,” terkonfirmasi dengan perolehan nilai 89,48%. Angka ini merupakan validasi atas upaya berkelanjutan PT KAI dan KAI Services.
“Sebagai anak perusahaan yang mendukung kegiatan audit ini, KAI Services sangat puas dengan hasil yang mencapai skor 89,48%. Tentu saja ini hasil yang sangat baik meskipun ada beberapa catatan kecil yang menjadi masukan untuk kami di KAI Services,” ujar Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, dalam keterangan resminya Senin (27/10). Ia menegaskan bahwa masukan dari tim audit akan menjadi fokus perbaikan ke depan. (Redaksi)

