Jember, 28 September 2025 – Di balik jadwal keberangkatan kereta api yang tepat waktu, ada kerja senyap yang jarang diperhatikan penumpang. Petugas cuci kereta Daop 9 Jember hadir memastikan rangkaian bersih, air penuh, dan siap melaju tanpa gangguan.

Dengan total 47 petugas yang terbagi di Stasiun Jember dan Stasiun Ketapang, pekerjaan pencucian dilakukan melalui sistem shift. Hal ini memastikan bahwa setiap kereta mendapat perawatan tepat waktu, sesuai jadwal keberangkatan masing-masing.

Di Stasiun Jember, KA Pandalungan, Ranggajati, dan Pandanwangi menjadi tanggung jawab petugas shift pagi dan malam. Sedangkan di Stasiun Ketapang, jadwal lebih padat dengan tiga shift, melayani kereta seperti Wijayakusuma, Probowangi, Mutiara Timur, hingga Sri Tanjung.

“Pekerjaan mereka tidak hanya sekadar mencuci kereta, tetapi memastikan seluruh rangkaian siap beroperasi dengan standar kebersihan yang tinggi. Dari eksterior hingga interior, dari kursi penumpang hingga toilet, semua harus bersih, bebas debu, bau, noda, dan sampah. Selain itu, petugas juga memastikan seluruh tangki air terisi penuh, melakukan pengurasan secara terjadwal, dan bekerja dengan APD sesuai aturan demi keselamatan dan kualitas kerja,” jelas Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.

Durasi pencucian mencapai 3,5 jam per rangkaian. Proses yang panjang ini dilakukan dengan teliti untuk memastikan kereta benar-benar bersih sebelum digunakan kembali.

Kerja para petugas cuci kereta sering kali tidak mendapatkan sorotan publik, namun keberadaannya vital bagi kelancaran operasional. Tanpa mereka, mustahil perjalanan terasa nyaman dan bersih bagi penumpang.

“Kami mengapresiasi dedikasi petugas cuci kereta yang bekerja tanpa kenal lelah. Mereka adalah bagian penting dari pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bagi pelanggan,” tambah Cahyo. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *