Jakarta, 11 September 2025 – Keberadaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi bukti bahwa moda rel dapat berperan sebagai mitra strategis transportasi udara. Dari logistik energi hingga layanan penumpang, KAI hadir menjaga kelancaran mobilitas.
Pada periode Januari–Agustus 2025, KAI mencatat angkutan avtur sebanyak 68.241 ton. Jumlah tersebut meningkat 8 persen dari 63.382 ton pada periode yang sama tahun 2024.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menilai, distribusi avtur merupakan tugas strategis yang mendukung sektor penerbangan. Bahan bakar pesawat ini sangat menentukan keselamatan dan performa operasional.
“Setiap dua hari sekali, satu rangkaian kereta kami berangkat membawa avtur dari Stasiun Cilacap menuju Stasiun Rewulu demi memastikan roda penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA) terus berjalan tanpa henti,” ujarnya.
Anne menjelaskan keunggulan moda rel yang mampu mengangkut dengan aman dan kapasitas besar, sehingga distribusi energi lebih terjamin.
“Kehadiran KAI dalam distribusi avtur menjadi penopang penting bagi kelancaran layanan penerbangan di YIA,” tambahnya.
Tak hanya soal logistik energi, KAI juga mengelola layanan KA Bandara YIA. Selama delapan bulan pertama tahun ini, tercatat 1.870.994 penumpang memanfaatkan layanan tersebut, meningkat dari 1.796.826 penumpang tahun lalu.
Anne menegaskan bahwa masyarakat semakin memilih transportasi berbasis rel karena faktor ketepatan waktu, kenyamanan, dan efisiensi perjalanan.
“Setiap liter avtur yang diangkut dan setiap pelanggan yang dilayani merupakan kontribusi KAI Group dalam menjaga denyut kehidupan, memastikan pesawat dapat terbang, dan penumpang dapat bepergian dengan nyaman serta selamat,” tutupnya. (Redaksi)

