Jakarta, 5 September 2025 – Menyambut libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah antisipatif dengan menambah kapasitas tempat duduk pada perjalanan kereta jarak jauh. Upaya ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan permintaan di wilayah Daop 6 Yogyakarta dan berbagai daerah tujuan wisata lainnya.
Menurut data KAI, pada Kamis (4/9) jumlah penumpang KA jarak jauh di seluruh Indonesia mencapai 192.186 orang. Khusus di Yogyakarta dan Solo, KA Joglosemarkerto mencatat okupansi 197,94 persen dengan total 5.760 pelanggan, jauh melampaui kapasitas normal 2.910 kursi per hari.
Untuk merespons kondisi tersebut, KAI menyediakan tambahan sebanyak 44.437 kursi ekstra melalui perangkaian kereta tambahan pada rata-rata 24 perjalanan setiap hari. Langkah ini memungkinkan masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan dengan nyaman meskipun terjadi lonjakan permintaan signifikan.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan pentingnya langkah antisipatif ini dalam menjaga kualitas layanan.
“Melalui layanan terintegrasi, pelanggan dapat lebih mudah mengakses perjalanan jarak jauh, mobilitas harian, maupun transportasi ke bandara secara efisien dan terukur di wilayah Daop 6 Yogyakarta sebagai daerah wisata,” ujar Anne.
Tidak hanya perjalanan jarak jauh, layanan Commuter Line Yogyakarta juga mengalami lonjakan dari 16.364 orang pada 1 September menjadi 22.602 orang pada 4 September. KA Prameks relasi Yogyakarta–Kutoarjo ikut meningkat menjadi 2.595 penumpang.
KAI Commuter Area 6 menambah empat perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur pada periode 5–7 September, sehingga total perjalanan mencapai 31 per hari. Sementara itu, KA Prameks tetap beroperasi sebanyak 10 perjalanan.
Layanan KA Bandara juga kebanjiran penumpang. KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) mencatat 2.305 pelanggan dengan okupansi 121 persen, sementara KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melayani 8.573 pelanggan pada 4 September, rekor tertinggi sejak awal bulan.
“Optimalisasi layanan KAI Group di wilayah Daop 6 Yogyakarta pada masa libur panjang ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung aktivitas masyarakat dengan transportasi berbasis rel yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Anne. (Redaksi)

