Jakarta, 17 Oktober 2025 – Respons cepat dalam menghadapi situasi darurat menjadi kunci keselamatan di area transportasi publik seperti stasiun. Guna memperkuat kemampuan tersebut, KAI Services menggelar Pembinaan Teknis Satpam dalam Menghadapi Situasi Darurat di Auditorium KAI Services pada Selasa (14/10), yang diikuti oleh 116 petugas keamanan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta.

Kegiatan ini menghadirkan Brigadir Polisi Ari Apriansa, S.H., Bintara Pembina Polsuska Wilayah Daop 1 Jakarta, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara rinci mengenai Manajemen Tanggap Darurat dan Strategi Penanganan Situasi Darurat, termasuk pentingnya waktu reaksi cepat dan pengambilan keputusan yang tepat dalam menghadapi situasi krisis.

Selain mendapatkan teori, peserta juga menjalani simulasi penanganan keadaan darurat. Dalam latihan tersebut, mereka dilatih untuk menghadapi skenario bencana seperti gempa bumi dan melakukan evakuasi penumpang dengan aman dan tertib. Simulasi ini membantu mereka memahami peran strategis dalam melindungi masyarakat di lingkungan kerja.

Antusiasme para peserta terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka berpartisipasi aktif dalam diskusi dan latihan, menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga keamanan di lapangan.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyebutkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat profesionalitas petugas keamanan. “Dalam menjalankan tugasnya, petugas satuan keamanan KAI Services sering bersinggungan dengan berbagai situasi yang dapat membahayakan seperti gempa bumi, untuk itu, kami berikan mereka pembekalan bagaimana menghadapi situasi darurat di lokasi kerja,” ujarnya.

“Dari kegiatan ini diharapkan para satuan keamanan KAI Services dapat cepat tanggap menghadapi situasi darurat di lokasi kerja. Seperti ketika berada di stasiun, mereka bisa menyelamatkan dan mengarahkan para penumpang ke titik kumpul serta tidak panik menghadapi suasana gempa,” tambah Nyoman.

Melalui pembinaan ini, KAI Services terus memperkuat peran satpam sebagai penjaga keamanan dan keselamatan publik. Dengan kesiapsiagaan tinggi dan respons cepat, petugas diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh pengguna layanan kereta api. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *