Jakarta, 30 Desember 2025 – Kebersihan kereta api menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kenyamanan perjalanan masyarakat di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menyadari hal tersebut, KAI Services memastikan seluruh rangkaian kereta yang beroperasi tetap dalam kondisi prima, baik dari sisi interior maupun eksterior.
Selama periode Nataru yang berlangsung dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Services menyiapkan sebanyak 2.314 petugas cuci kereta. Petugas ini disiagakan untuk menjaga kebersihan kereta api yang beroperasi secara reguler maupun tambahan.
Penambahan personel dilakukan seiring dengan pengoperasian 54 kereta api tambahan oleh PT KAI (Persero). Dengan meningkatnya jumlah perjalanan, KAI Services berupaya memastikan proses pembersihan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu jadwal operasional kereta.
Selain mengandalkan tenaga petugas, KAI Services juga memanfaatkan mesin cuci kereta bertekanan tinggi. Mesin high pressure yang digunakan mampu menyemburkan air hingga 15 liter per menit dengan tekanan sebesar 200 bar, sehingga proses pencucian menjadi lebih cepat dan efisien.
Mesin cuci kereta tersebut saat ini telah tersedia di Depo Jakarta Kota dan Depo Surabaya Pasarturi untuk melayani kereta jarak jauh. Kehadirannya diharapkan dapat mempercepat proses perawatan kebersihan sebelum kereta kembali dioperasikan.
Ke depan, KAI Services juga berencana menempatkan mesin serupa di Depo Solo Balapan dan Depo Depok untuk mendukung kebersihan armada KRL. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan standar layanan kebersihan di berbagai segmen perkeretaapian.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan bahwa kebersihan kereta tetap menjadi prioritas utama selama masa Nataru agar penumpang dapat menikmati perjalanan dengan nyaman.
“Kami mempersiapkan petugas cuci kereta untuk siaga membersihkan kereta api yang beroperasi selama masa Nataru 2025 / 2026 ini termasuk 54 kereta api tambahan yang disiapkan PT KAI untuk menghadapi masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ” ujar Nyoman dalam keterangan resminya pada (30/12). (Redaksi)

