Jakarta, 14 Agustus 2025 – Membangun jaringan profesional yang kuat menjadi salah satu aspek penting yang disampaikan dalam program KAI Bandara Mengajar yang diselenggarakan PT Railink untuk membantu mahasiswa ilmu komunikasi mempersiapkan masa depan karir mereka. Program yang dilaksanakan secara daring dengan tema “Karir di Ilmu Komunikasi: Apa Kata Alumni?” ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis tetapi juga menekankan pentingnya membangun hubungan profesional yang bermakna dalam industri komunikasi. Melalui platform ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memulai membangun jaringan mereka sejak dini, memahami bagaimana koneksi profesional dapat membuka pintu peluang dan mendukung pertumbuhan karir jangka panjang.

Sosiawan Putra Surbakti, Corporate Communications KAI Bandara yang juga alumni Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, berbagi wawasan tentang bagaimana membangun dan memelihara jaringan profesional yang efektif dalam industri komunikasi. Dalam sesi yang interaktif, Sosiawan menjelaskan strategi membangun hubungan yang autentik dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari rekan kerja, media, klien, hingga komunitas profesional. Ia menekankan bahwa jaringan profesional bukan hanya tentang mengumpulkan kontak, tetapi tentang membangun hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. Pengalaman praktis yang dibagikan memberikan panduan konkret tentang bagaimana pendekatan networking yang tepat dapat membuka peluang karir dan kolaborasi yang tidak terduga.

Program ini memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai platform dan cara untuk membangun jaringan profesional, termasuk pemanfaatan media sosial profesional, partisipasi dalam organisasi profesi, menghadiri acara industri, dan membangun hubungan mentor-mentee. Peserta juga mendapatkan tips praktis tentang bagaimana mempertahankan dan memperkuat jaringan yang telah dibangun, serta cara memberikan nilai balik kepada koneksi profesional mereka. Program ini menekankan bahwa networking adalah investasi jangka panjang yang memerlukan konsistensi, ketulusan, dan reciprocity untuk menghasilkan manfaat yang optimal bagi semua pihak yang terlibat.

Sosiawan menggarisbawahi pentingnya jaringan profesional dengan menyatakan, “Bidang komunikasi di industri transportasi memiliki tantangan sekaligus peluang yang sangat luas. Selain membangun citra positif perusahaan, komunikasi juga menjadi penghubung penting antara perusahaan, pelanggan, dan masyarakat.” Program KAI Bandara Mengajar ini sendiri merupakan contoh nyata bagaimana membangun jaringan dapat memberikan manfaat yang luas, dimana alumni yang sukses kembali untuk berbagi pengetahuan dan membuka peluang bagi generasi berikutnya, menciptakan ekosistem pembelajaran dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam komunitas komunikasi.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *