20 April 2026 – Pertandingan derby selalu menghadirkan tensi tinggi, dan kali ini drama tersaji hingga detik terakhir. Liverpool berhasil mencuri kemenangan krusial atas Everton dengan skor 2-1 dalam laga yang penuh tekanan dan emosi. Gol penentu kemenangan baru lahir di masa injury time, memastikan The Reds pulang dengan tiga poin berharga.
Laga yang berlangsung di Hill Dickinson Stadium ini sejak awal sudah memperlihatkan intensitas khas Derby Merseyside. Everton tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri, mencoba menekan sejak menit pertama dengan permainan direct yang menyulitkan lini belakang Liverpool.
Peluang awal datang dari tuan rumah melalui Beto pada menit kelima. Sundulannya mengarah ke gawang, namun masih mampu diamankan oleh kiper Giorgi Mamardashvili. Tekanan Everton terus berlanjut sepanjang 15 menit pertama, membuat Liverpool kesulitan mengembangkan permainan.
Tim tamu bahkan harus melakukan beberapa pelanggaran untuk meredam agresivitas Everton. Meski begitu, efektivitas justru menjadi milik Liverpool. Setelah Everton sempat mencetak gol melalui Iliman Ndiaye yang dianulir karena offside, momentum berbalik.
Pada menit ke-29, Cody Gakpo memanfaatkan kesalahan lawan dan mengirim umpan terobosan matang kepada Mohamed Salah. Dengan penyelesaian klinis, Salah sukses membawa Liverpool unggul 1-0.
Gol tersebut sedikit meredam intensitas Everton, yang tampak kehilangan ritme permainan. Hingga akhir babak pertama, tidak ada tambahan gol, dan Liverpool mempertahankan keunggulan tipis mereka.
Memasuki babak kedua, Everton kembali menunjukkan semangat juang tinggi. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Beto berhasil menyamakan kedudukan. Ia memanfaatkan umpan silang mendatar dari Kiernan Dewsbury-Hall dan menuntaskannya menjadi gol.
Setelah skor imbang, pertandingan berjalan semakin terbuka. Kedua tim saling bertukar serangan dengan tempo cepat. Liverpool hampir kembali unggul melalui sundulan Gakpo, namun bola berhasil disapu di garis gawang oleh James Tarkowski, menyelamatkan Everton dari kebobolan.
Memasuki menit-menit akhir, kedua tim terus berusaha mencari gol kemenangan. Ketegangan memuncak ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu yang cukup panjang.
Akhirnya, pada menit 90+10, Liverpool mendapatkan momen penentuan. Dari situasi sepak pojok, Virgil van Dijk berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke gawang Everton. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis bagi Liverpool.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan. Kemenangan ini membawa Liverpool naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan 55 poin, sementara Everton tertahan di peringkat kedelapan dengan 47 poin.
Laga ini menjadi bukti bahwa dalam pertandingan derby, segalanya bisa terjadi hingga detik terakhir. Liverpool menunjukkan mentalitas kuat dan kemampuan memanfaatkan peluang di momen krusial, sementara Everton harus menelan kekecewaan setelah tampil kompetitif sepanjang pertandingan. (Redaksi)

