Jakarta, 3 Desember 2025 – Kolaborasi antara PT Kereta Api Indonesia dengan TNI dan Polri dalam mengamankan arus penumpang selama Nataru 2025/2026 mendapat apresiasi dari jajaran direksi perusahaan. Wakil Direktur Utama KAI, Dody Budiawan, menyampaikan penghargaan atas dukungan 30 petugas bantuan keamanan yang disiagakan di wilayah Daop 7 Madiun. Pernyataan ini disampaikan selama inspeksi pada Rabu kemarin yang turut dihadiri komisaris serta perwakilan KNKT dan Ditjen Perkeretaapian.

Kehadiran petugas keamanan tambahan dari TNI dan Polri memberikan rasa aman bagi penumpang sekaligus membantu menjaga ketertiban di stasiun-stasiun strategis. Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi yang baik antara operator transportasi dengan institusi keamanan negara dalam melayani masyarakat. Personel keamanan ditempatkan di lokasi-lokasi dengan kepadatan penumpang tinggi untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Selain personel dari TNI dan Polri, KAI juga melibatkan personel non-kewilayahan untuk melengkapi tim keamanan. Total 30 petugas bantuan keamanan ini bertugas mengawal kelancaran dan keamanan perjalanan penumpang mulai dari kedatangan di stasiun hingga keberangkatan kereta. “Pengawasan di titik rawan kami tingkatkan, dengan dukungan personel tambahan dan sarana yang siaga 24 jam,” ungkap Dody.

Apresiasi terhadap kolaborasi ini menunjukkan pentingnya kerjasama lintas institusi dalam menjaga keamanan transportasi publik. Dengan dukungan penuh dari aparat keamanan, KAI dapat fokus pada aspek operasional teknis sambil memastikan bahwa aspek keamanan dan ketertiban terjaga dengan baik selama masa angkutan Nataru yang padat penumpang.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *