Jakarta, 5 September 2025 – Commuter Line Yogyakarta mencatat kenaikan jumlah pengguna lebih dari 6.000 orang hanya dalam hitungan hari. Lonjakan ini terjadi selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW yang membuat mobilitas masyarakat di Daop 6 Yogyakarta meningkat tajam.
Data KAI menyebutkan jumlah penumpang Commuter Line Yogyakarta naik dari 16.364 orang pada 1 September menjadi 22.602 orang pada 4 September. Angka ini menunjukkan peningkatan lebih dari 37 persen hanya dalam waktu singkat.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa penambahan perjalanan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan.
“Melalui layanan terintegrasi, pelanggan dapat lebih mudah mengakses perjalanan jarak jauh, mobilitas harian, maupun transportasi ke bandara secara efisien dan terukur di wilayah Daop 6 Yogyakarta sebagai daerah wisata,” ujar Anne.
Untuk mendukung kebutuhan penumpang, KAI Commuter Area 6 menambah empat perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur, sehingga total menjadi 31 perjalanan per hari selama periode 5–7 September. KA Prameks Yogyakarta–Kutoarjo tetap beroperasi dengan 10 perjalanan harian.
Lonjakan penumpang juga terjadi pada layanan KA jarak jauh. KA Joglosemarkerto mencatat okupansi hampir 200 persen dengan 5.760 pelanggan dari kapasitas 2.910 kursi.
KAI pun menambah 44.437 kursi tambahan di 24 perjalanan jarak jauh per hari agar penumpang tetap terlayani dengan baik.
Layanan KA Bandara turut mengalami peningkatan. KA BIAS mencatat 2.305 pelanggan dengan okupansi 121 persen, sementara KA YIA mencapai rekor 8.573 pelanggan pada 4 September.
“Optimalisasi layanan KAI Group di wilayah Daop 6 Yogyakarta pada masa libur panjang ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung aktivitas masyarakat dengan transportasi berbasis rel yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Anne. (Redaksi)

