Jakarta, 6 Agustus 2025 – Kecepatan pemulihan operasional Daop 5 Purwokerto pasca gangguan Pegadenbaru tak lepas dari kesiapan personel lapangan yang bekerja dalam tiga sif penuh. Kepala Urusan Operasi Lapangan, Rendra Mulyono, menuturkan seluruh timnya menerapkan prosedur Operasional Putih yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan eksekusi. “Kami langsung aktifkan mode siaga begitu menerima laporan gangguan,” katanya.

Rendra menjelaskan, personel dikerahkan ke titik gangguan dan jalur pendukung untuk melakukan inspeksi visual, perbaikan cepat, dan pemantauan lalu lintas. Seluruh kegiatan dilaporkan secara real time ke pusat kendali sehingga keputusan pengoperasian dapat diambil segera. “Koordinasi berjalan 24 jam penuh sampai layanan normal kembali,” jelasnya.

Untuk menjaga stamina, KAI juga memfasilitasi personel dengan pos istirahat bergerak dan suplai logistik di lapangan. Hal ini penting agar tim teknis dapat bekerja tanpa jeda panjang. “Personel adalah ujung tombak kami, sehingga dukungan penuh menjadi kewajiban,” tambah Rendra.

Rendra menegaskan, kesiapan personel yang terlatih adalah fondasi keberhasilan Operasional Putih. “Teknologi hanya efektif jika dijalankan oleh orang-orang yang tanggap dan terlatih,” pungkasnya.
(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *