Jakarta, 07 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada penumpang. Salah satu inovasi terbarunya adalah teknologi Face Recognition Boarding Gate yang memadukan efisiensi operasional dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan teknologi ini, penumpang tidak perlu lagi mencetak tiket fisik. Cukup memindai wajah di mesin yang tersedia, sistem akan langsung memverifikasi data mereka secara otomatis.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital KAI yang bertujuan untuk memudahkan pelanggan. “Kami ingin proses boarding lebih cepat, nyaman, dan bebas dari hambatan administrasi,” ujarnya.

Dari sisi lingkungan, teknologi ini berkontribusi signifikan dalam mengurangi limbah kertas. “Penggunaan kertas tiket dapat dikurangi drastis, yang berarti kami ikut menjaga kelestarian alam,” jelas Joni.

Penerapan teknologi ini juga membawa dampak pada efisiensi biaya operasional KAI. Berdasarkan data, perusahaan berhasil menghemat ratusan juta rupiah setiap tahunnya.

“Efisiensi yang kami dapatkan akan dialokasikan untuk peningkatan layanan lain demi kepuasan pelanggan,” tambahnya.

Selain ramah lingkungan dan hemat biaya, teknologi ini juga meningkatkan keamanan perjalanan karena meminimalkan risiko pemalsuan tiket.

Pelanggan menyambut baik layanan ini, menyebutnya sebagai kemudahan yang sangat membantu, khususnya saat bepergian di jam sibuk.

“Kami akan terus memperluas layanan Face Recognition Boarding Gate ke lebih banyak stasiun di Indonesia,” pungkas Joni. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *