Jakarta, 27 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memproyeksikan sebanyak 141.704 pelanggan akan naik kereta api pada 30 Desember 2025. Proyeksi ini berdasarkan data penjualan tiket sementara hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB yang menunjukkan penurunan bertahap menjelang pergantian tahun. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa proyeksi 141.704 pelanggan pada 30 Desember mencerminkan pola perjalanan menjelang Tahun Baru di mana sebagian besar masyarakat sudah berada di tempat tujuan. Angka proyeksi bersifat dinamis dan berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang masih berlangsung hingga waktu keberangkatan.
Proyeksi pergerakan pelanggan pada 30 Desember menunjukkan penurunan dari proyeksi 29 Desember yang mencapai 159.536 pelanggan. Anne menyampaikan bahwa karakteristik perjalanan pada tanggal ini cenderung dilakukan oleh masyarakat yang memiliki keperluan khusus atau jadwal yang tidak dapat diubah. Meski mengalami penurunan, mobilitas masyarakat tetap terjaga dengan baik melalui layanan kereta api yang konsisten. “Pergerakan setelah Natal menunjukkan masyarakat masih melanjutkan perjalanan liburan maupun aktivitas lainnya. Kereta api berperan menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujarnya.
Data proyeksi juga menunjukkan pergerakan pada 31 Desember diperkirakan 120.102 pelanggan dan 1 Januari 2026 diproyeksikan 115.349 pelanggan. Proyeksi 141.704 pelanggan pada 30 Desember membantu KAI dalam mengoptimalkan alokasi sumber daya operasional. Dengan sistem yang responsif dan operasional yang andal, KAI siap melayani seluruh pelanggan dengan standar kualitas terbaik. Proyeksi pergerakan pada 30 Desember menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tetap terjaga meski berada di periode tenang sebelum pergantian tahun.
(Redaksi)

