Semarang, 25 Desember 2025 – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, melakukan kunjungan ke Stasiun Semarang Tawang, Kamis (25/12), untuk memastikan kesiapan stasiun strategis dalam menghadapi lonjakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Kunjungan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengawasi layanan transportasi publik.

Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat pada periode puncak perjalanan.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan pihaknya telah menyiapkan seluruh sarana dan prasarana untuk menjamin kelancaran operasional.

“Pada masa libur Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 4 Semarang berkomitmen memastikan perjalanan kereta api berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Seluruh layanan di Stasiun Semarang Tawang beroperasi sesuai standar pelayanan, dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pelanggan,” ujar Luqman.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau fasilitas stasiun, alur pelayanan penumpang, dan kesiapan petugas dalam menghadapi peningkatan volume pengguna jasa kereta. Hal ini menjadi langkah penting untuk memastikan stasiun tetap beroperasi optimal.

Luqman menambahkan, Stasiun Semarang Tawang memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi utama di wilayah Daop 4 Semarang, melayani perjalanan lokal maupun jarak jauh, sehingga kesiapan stasiun menjadi kunci keberhasilan angkutan Nataru.

“Kami telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, penempatan petugas di titik-titik pelayanan dan titik pantauan khusus, hingga penguatan koordinasi lintas instansi, agar pelayanan kepada masyarakat selama masa Nataru dapat berjalan dengan baik,” tambah Luqman.

Selain kesiapan operasional, peningkatan fasilitas dan integrasi antarmoda terus dilakukan untuk memudahkan akses dan kenyamanan penumpang.

“KAI Daop 4 Semarang berharap layanan transportasi kereta api dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian selama masa libur Nataru 2025/2026, sekaligus mendukung kelancaran pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Tengah,” pungkas Luqman. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *