Jakarta, 9 Desember 2025 – Optimalisasi layanan pascabencana menjadi fokus utama PT Kereta Api Indonesia setelah cuaca ekstrem mengganggu operasional di Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada akhir November. Jalur Medan–Binjai yang sempat tertutup akibat banjir dipulihkan dalam waktu lima hari dan beroperasi kembali sejak 3 Desember, sedangkan jalur Duku–BIM di Sumbar dipastikan aman untuk dilalui mulai 9 Desember dini hari. Pemulihan tidak hanya menyasar infrastruktur rel tetapi juga peningkatan kapasitas angkutan logistik, terutama bahan bakar minyak yang frekuensinya dinaikkan dari dua menjadi empat perjalanan per hari dengan volume mencapai 1.632 kiloliter harian. Pertumbuhan jumlah penumpang 8 persen dengan total 2,3 juta pelanggan pada Januari–November 2025 membuktikan kereta api tetap menjadi pilihan utama mobilitas masyarakat Sumut. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa seluruh pemulihan dilakukan dengan prioritas keselamatan dan keberlanjutan layanan menjelang masa Nataru. Icha, mahasiswa yang rutin menggunakan kereta untuk kuliah, merasakan langsung manfaat pemulihan cepat ini dalam aktivitas hariannya.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *