Jakarta, 24 November 2025 – Minat pelanggan terhadap perjalanan kereta api pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini menunjukkan tren peningkatan. Data KAI mencatat 566.806 tiket telah dibeli hingga Senin (24/11), atau sekitar 20,48 persen dari total ketersediaan 2.767.688 tempat duduk. Kondisi ini menandai awal dari ramainya arus mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa meskipun permintaan naik, kursi yang tersedia masih cukup banyak. Masyarakat diimbau tidak menunggu hingga mendekati hari keberangkatan agar tidak kehabisan pilihan jadwal.
“Kami mengimbau masyarakat melakukan pemesanan lebih awal. Jika dilakukan sejak awal, pelanggan masih memiliki kesempatan mendapatkan tarif diskon sesuai kuota yang tersedia serta memilih jadwal perjalanan yang diinginkan,” ujarnya.
Salah satu faktor meningkatnya pemesanan adalah adanya diskon 30 persen dari KAI untuk 156 KA reguler dan 26 KA tambahan kelas ekonomi komersial. Promo besar ini memiliki kuota hingga 1.509.080 pelanggan dan berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
“Tiket dengan tarif diskon dapat dipesan melalui seluruh kanal resmi hingga 10 Januari 2026. Diskon tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan program diskon lain. Namun tiket diskon tetap bisa dibatalkan dan diubah jadwal sesuai aturan,” jelas Anne.
Pelanggan dapat mengecek daftar kereta yang mendapatkan diskon melalui aplikasi Access by KAI. Anne menyebut bahwa hingga kini promonya masih dapat dimanfaatkan di banyak tanggal keberangkatan.
“Daftar KA yang mendapatkan diskon 30 persen dapat dilihat melalui aplikasi Access by KAI. Kami mendorong masyarakat segera memanfaatkan peluang ini selagi kuotanya masih cukup besar,” katanya.
Selain harga yang lebih ringan, KAI memprioritaskan optimalisasi layanan untuk menghadapi musim libur panjang. Pengecekan sarana dilakukan secara berkala demi memastikan keamanan perjalanan. Stasiun-stasiun besar juga dipersiapkan untuk menangani lonjakan penumpang yang diprediksi meningkat.
Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena kenyamanannya dan kemampuannya menghubungkan berbagai kota dengan waktu tempuh yang efisien. Pada periode padat seperti Nataru, layanan yang stabil sangat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan bersama keluarga.
“Kereta api membantu masyarakat berpindah dengan aman, nyaman, dan terjangkau. Pada masa Nataru ini, kami berkomitmen menjaga kelancaran perjalanan sekaligus mendukung aktivitas perekonomian dan konektivitas nasional,” tutup Anne. (Redaksi)

