18 November 2025 – Harapan besar publik Hungaria untuk melihat tim nasional mereka kembali berlaga di panggung Piala Dunia harus pupus dengan cara yang sangat menyakitkan. Kekalahan dramatis dari Republik Irlandia membuat perjalanan Hungaria terhenti, sekaligus memupus mimpi tampil di turnamen dunia untuk pertama kalinya sejak 1990. Kekecewaan itu terasa begitu dalam, hingga sang kapten Dominik Szoboszlai secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung yang selama ini selalu setia memberikan dukungan.

Pertandingan penentuan yang berlangsung menegangkan itu menjadi salah satu laga paling emosional bagi Hungaria. Bertindak sebagai tuan rumah, Hungaria sempat berada di atas angin setelah dua kali unggul dari Republik Irlandia. Namun, keberuntungan ternyata tidak berpihak kepada mereka. Gol penentu dari Troy Parrot di menit akhir injury time membalikkan keadaan dan membuat Irlandia menang 3-2. Hasil tersebut memastikan Hungaria hanya mengumpulkan delapan poin dan harus puas berada di posisi ketiga, terpaut dua poin dari Irlandia yang meraih tiket playoff.

Situasi ini membuat seluruh stadion yang dipenuhi harapan pecah oleh rasa frustrasi. Publik Hungaria telah menunggu begitu lama untuk melihat tim kesayangan mereka tampil kembali di Piala Dunia, dan kegagalan kali ini menjadi pukulan telak. Terlebih, Hungaria sebenarnya tampil menjanjikan pada beberapa laga sebelumnya, sehingga ekspektasi untuk menembus playoff begitu tinggi.

Merespons kegagalan itu, Dominik Szoboszlai merasa perlu menyampaikan pesan khusus. Sebagai kapten sekaligus figur penting dalam skuad, gelandang Liverpool tersebut menilai dirinya punya tanggung jawab untuk berdiri di depan dan mengakui kegagalan bersama tim. Melalui unggahan emosional di akun media sosialnya, Szoboszlai menyampaikan permintaan maaf sekaligus apresiasi untuk dukungan yang tak pernah berhenti mengalir.

“Menyakitkan. Sangat menyakitkan karena kami benar-benar menginginkan ini. Bukan hanya untuk diri kami sendiri, tetapi juga untuk semua orang yang selalu berada di belakang kami,” tulis Szoboszlai dalam pesannya. Ia menegaskan bahwa kegagalan ini terasa lebih berat karena banyak suporter telah mengorbankan waktu, tenaga, dan perasaan untuk mendukung mereka dalam setiap pertandingan, baik di kandang maupun tandang.

Sebagai seorang pemimpin di lapangan, Szoboszlai juga mengutarakan rasa bangganya terhadap seluruh pemain, staf, dan pelatih yang telah bekerja keras sepanjang perjalanan kualifikasi. Ia menekankan bahwa meski hasilnya belum sesuai harapan, semangat dan upaya tim tetap layak diapresiasi. “Sebagai kapten, saya minta maaf karena kami gagal membawa Hungaria ke Piala Dunia. Namun saya bangga dengan semua orang di tim ini,” lanjutnya.

Pesan tersebut ditutup dengan nada optimistis. Szoboszlai menekankan bahwa mimpi untuk kembali tampil di Piala Dunia belum padam, dan kegagalan ini justru menjadi penyemangat untuk bekerja lebih keras. Ia mengajak seluruh pendukung untuk tetap percaya dan terus memberikan energi positif kepada tim. “Kami berutang kesempatan tampil di Piala Dunia kepada kalian semua. Suatu hari nanti, mimpi itu akan terwujud,” tulisnya dengan penuh keyakinan.

Meski hasil yang didapatkan jauh dari harapan, sikap terbuka dan penuh tanggung jawab dari Szoboszlai memberikan sedikit kehangatan bagi para pendukung yang kecewa. Kini, Hungaria harus kembali membangun kekuatan dan mempersiapkan diri untuk kompetisi mendatang, dengan harapan suatu saat mereka bisa kembali berdiri di panggung terbesar sepak bola dunia. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *