Jakarta, 5 November 2025 – Keberlanjutan pengelolaan aset perkeretaapian nasional semakin terjamin setelah Daop 5 Purwokerto resmi menerima sepuluh sertipikat tanah dari Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Cilacap. Penyerahan yang dipimpin langsung oleh Kepala BPN Cilacap, Andri Kristanto, ini mencakup lahan dengan total luas 196.960 meter persegi yang tersebar di dua kecamatan. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya komprehensif untuk memastikan aset negara terlindungi dan dapat diwariskan untuk generasi mendatang.
Vice President Daop 5 Purwokerto, Gun Gun Nugraha, menerima sertipikat secara simbolis sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keberlanjutan aset perkeretaapian. Kesepuluh dokumen kepemilikan ini bukan hanya memberikan kepastian hukum di masa kini, tetapi juga menjadi fondasi untuk pengembangan infrastruktur jangka panjang. Dengan dokumentasi yang lengkap, KAI dapat merencanakan investasi berkelanjutan yang mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi kereta api.
Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyatakan bahwa penerimaan sertipikat ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan aset perkeretaapian untuk kepentingan jangka panjang. “Legalitas aset ini sangat penting, tidak hanya untuk kepastian hukum atas kepemilikan lahan, tetapi juga sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan aset negara,” ujar Krisbiyantoro dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa dengan landasan hukum yang kuat, perusahaan dapat fokus pada inovasi dan pengembangan yang berkelanjutan.
Kolaborasi produktif antara KAI dan BPN ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga aset strategis negara untuk kepentingan publik jangka panjang. Keberadaan sertipikat resmi akan memastikan bahwa aset perkeretaapian dapat dikelola secara optimal dari generasi ke generasi. Masyarakat sebagai penerima manfaat utama akan terus menikmati layanan transportasi kereta api yang andal dan berkualitas sebagai penopang mobilitas dan pembangunan ekonomi nasional.
(Redaksi)

