Jakarta, 4 Agustus 2025 – Keunggulan sistem pengelolaan krisis yang dimiliki KAI melalui Pusdalopka dan Pusdalyan telah menjadi acuan dalam industri transportasi publik. Kedua unit ini memiliki kemampuan koordinasi lintas wilayah yang memungkinkan penanganan gangguan dilakukan secara sistematis dan terstruktur.
Franoto Wibowo dari KAI Daop 4 Semarang menjelaskan bahwa Pusdalopka dilengkapi dengan sistem pemantauan waktu nyata yang mampu melakukan identifikasi gangguan dengan akurasi tinggi. Langkah validasi yang dilakukan secara cepat memungkinkan tim teknis untuk segera mengambil tindakan pencegahan maupun perbaikan sesuai dengan protokol operasi yang telah ditetapkan.
Pusdalyan berkontribusi dalam aspek pelayanan dengan memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal. Sistem pesan massal melalui SMS, WhatsApp, dan pemberitahuan aplikasi memungkinkan pelanggan mendapat informasi gangguan dengan cepat. “Keterbukaan dan kecepatan informasi merupakan bentuk pertanggungjawaban layanan yang harus kami berikan,” ujar Franoto.
Keterpaduan antara Pusdalopka dan Pusdalyan menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga keandalan layanan. Setiap keputusan operasional seperti penyesuaian jadwal atau pembatalan perjalanan selalu merujuk pada standar keselamatan, sementara hak informasi dan layanan pengganti pelanggan tetap terjamin sesuai kebijakan perusahaan.
(Redaksi)

