Purwokerto, 5 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus membuka akses perjalanan nyaman dengan menghadirkan tarif terjangkau pada layanan KA Cakrabuana. Kereta kelas eksekutif yang melayani rute Purwokerto–Gambir ini kini bisa dinikmati hanya dengan Rp250.000 sekali jalan, memberikan pilihan perjalanan yang efisien dan berkualitas bagi masyarakat.
Dengan keberangkatan setiap hari kerja, yakni Senin hingga Kamis, KA Cakrabuana hadir sebagai alternatif mobilitas yang tepat waktu, bebas macet, dan nyaman. Langkah ini merupakan strategi KAI untuk menarik minat masyarakat menggunakan transportasi berbasis rel, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi regional.
“Penawaran ini sangat sayang untuk dilewatkan. Dengan hanya Rp 250 ribu, masyarakat sudah bisa menikmati layanan kelas eksekutif KA Cakrabuana dari Purwokerto ke Jakarta. PP hanya Rp 500 ribu. Nyaman, bebas macet, dan tepat waktu,” ujar Krisbiyantoro.
Promo tarif ini berlaku selama periode Agustus hingga September 2025 dan dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta channel resmi lainnya. Masyarakat diimbau untuk melakukan pemesanan lebih awal karena ketersediaan tempat duduk terbatas.
Selain harga kompetitif, KA Cakrabuana tetap mempertahankan layanan unggul seperti kursi ergonomis, AC, dan ruang bagasi yang memadai. Penumpang juga menikmati kemudahan dalam akses keberangkatan dan kedatangan melalui stasiun utama seperti Stasiun Purwokerto dan Gambir.
KAI juga memastikan bahwa seluruh operasional KA Cakrabuana dijalankan sesuai standar keselamatan dan kenyamanan. Jadwal keberangkatan dan kedatangan disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan pelaku perjalanan kerja dan bisnis.
Langkah ini tidak hanya menguntungkan dari sisi konsumen, tetapi juga mendukung pengurangan emisi karbon dan kemacetan di jalur darat. Transportasi berbasis rel menjadi solusi penting dalam upaya mobilitas berkelanjutan.
Dengan KA Cakrabuana, KAI semakin memperluas jangkauan layanan eksekutifnya ke berbagai segmen masyarakat, menjadikan transportasi rel semakin relevan dan kompetitif dalam dinamika perjalanan antarkota saat ini. (Redaksi)

