Purwokerto, 15 Oktober 2025 – Proyek pembangunan peron tinggi di Stasiun Purwokerto tidak hanya difokuskan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, tetapi juga memperkuat konektivitas antardaerah di Jawa Tengah. Hingga pertengahan Oktober 2025, progres pekerjaan mencapai 66,5 persen dengan target penyelesaian pada 14 Desember 2025.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menuturkan bahwa peninggian peron akan memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
“Peninggian peron akan memudahkan pelanggan, terutama penyandang disabilitas, lansia, dan penumpang dengan barang bawaan, agar dapat naik dan turun kereta dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Desain peron tinggi setinggi 100 sentimeter dari kop rel disesuaikan dengan pintu kereta jarak jauh dan menengah yang melayani lintasan Purwokerto. Hal ini diharapkan dapat memperlancar arus naik turun penumpang antarwilayah.
Selama proyek berlangsung, KAI memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan seperti biasa. Pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan operasional.
“Kami berkomitmen menjaga keselamatan operasional dan pelanggan, sehingga setiap pekerjaan dilakukan sesuai prosedur teknis dan jadwal yang telah ditetapkan,” tambah Krisbiyantoro.
Pertumbuhan penumpang yang mencapai lebih dari 11 persen menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat Jawa Tengah melalui transportasi kereta.
KAI melihat peningkatan ini sebagai sinyal positif bagi perkembangan jaringan transportasi antarwilayah. Infrastruktur yang lebih nyaman dan efisien akan memperkuat peran kereta api sebagai penghubung utama ekonomi regional.
“Kami berharap pembangunan peron tinggi ini dapat meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah,” tutup Krisbiyantoro. (Redaksi)

