Jakarta, 20 September 2025 – Masyarakat Sumatra semakin mengandalkan KA Rajabasa sebagai moda transportasi utama. Sepanjang Januari–Agustus 2025, kereta ini mencatat 455.401 pelanggan, meningkat pesat dari tahun ke tahun. Pencapaian tersebut melampaui angka 362.223 pelanggan di 2023 dan 409.463 pelanggan di 2024. Pertumbuhan ini menunjukkan peran KA Rajabasa yang semakin penting dalam mobilitas lintas provinsi dengan relasi terpanjang di Sumatra.

KA Rajabasa menghubungkan Palembang dan Lampung melalui rute Kertapati–Tanjungkarang dengan total jarak 388 kilometer. Perjalanan ditempuh dalam waktu 9 jam 20 menit dengan tiket Rp29.000 – Rp32.000. Subsidi PSO dari pemerintah membuat layanan ini semakin terjangkau bagi masyarakat luas. “KA Rajabasa hadir sebagai jembatan mobilitas yang menyatukan Lampung dan Sumatra Selatan, menghadirkan perjalanan terjangkau sekaligus nyaman,” jelas Anne Purba dari KAI.

Tidak hanya sekadar perjalanan, KA Rajabasa juga membuka peluang wisata di sepanjang jalurnya. Stasiun Baturaja misalnya, kerap menjadi titik favorit wisatawan untuk menjelajah keindahan alam Ogan Komering Ulu. Penumpang dapat menikmati sungai jernih, gua alami, serta situs budaya yang memperkaya pengalaman perjalanan. Rumah panggung tradisional yang berdiri kokoh di sekitar wilayah tersebut juga menjadi pemandangan unik yang sulit ditemukan di tempat lain.

KA Rajabasa berperan besar dalam mendukung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan tarif terjangkau, kereta ini memungkinkan mobilitas yang efisien untuk bekerja, belajar, hingga berdagang. “Dengan harga yang sangat terjangkau, masyarakat dapat menikmati perjalanan jauh yang lebih nyaman, sekaligus menjelajahi potensi wisata dan memperluas interaksi sosial-ekonomi,” tutur Anne. KA Rajabasa bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga ruang yang mempertemukan banyak cerita dan harapan masyarakat Sumatra. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *