Jakarta, 18 September 2025 – Peningkatan jumlah penumpang LRT Jabodebek dan Commuter Line Jabodetabek mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik KAI Group. Data hingga Agustus 2025 menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian tersebut disampaikan Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, dalam Talk Show Bicara Kota Series 18 bertajuk “Feminist Urbanism: Mewujudkan Kota yang Adil Gender”. Acara berlangsung di Studio Jakarta Satu, DCKTRP DKI Jakarta pada Selasa, 16 September 2025.
Turut hadir sebagai narasumber Kepala DPAPP DKI Jakarta Iin Mutmainnah, Hanna Meiria Naomi Stepani dari DCKTRP, serta akademisi UI Irene Sondang Fitrinitia. Diskusi dipandu oleh moderator Nugroho Ratrian Christiaji.
“KAI terus berupaya menghadirkan layanan inklusif yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,” ujar Anne.
Berdasarkan catatan, Commuter Line Jabodetabek melayani 226,7 juta pelanggan hingga Agustus 2025, naik dari 214,2 juta pada periode yang sama tahun 2024. Sementara itu, LRT Jabodebek mencatat 18,3 juta pelanggan, atau tumbuh 44,25% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain peningkatan jumlah penumpang, KAI juga memperkuat kualitas layanan melalui penyediaan fasilitas ramah perempuan, anak, dan disabilitas. Inovasi seperti Female Seat Map, ruang laktasi, kids play area, serta kursi prioritas menjadi bukti nyata.
Langkah penguatan keamanan juga dilakukan melalui integrasi Command Center, CCTV Analytics, hingga kebijakan blacklist bagi pelaku pelecehan seksual. Semua ini untuk menjaga kepercayaan publik yang semakin besar.
“Melalui langkah ini, KAI ingin berkontribusi dalam mewujudkan kota yang inklusif, adil gender, ramah anak, dan ramah disabilitas, sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati transportasi publik dengan rasa aman, nyaman, dan setara,” tutup Anne. (Redaksi)

