Jakarta, 15 September 2025 – Maraknya kasus penipuan yang menggunakan nama PT Kereta Api Indonesia sebagai kedok membuat KAI Daerah Operasi 7 Madiun mengeluarkan peringatan resmi. Pihak perusahaan mengungkapkan bahwa telah ditemukan berbagai situs web palsu yang menyebarkan informasi rekrutmen fiktif dengan memanfaatkan logo dan identitas visual KAI tanpa izin.

Para penipu menggunakan strategi yang cukup canggih dengan membuat situs yang sangat mirip dengan portal resmi KAI, bahkan menggunakan domain yang hampir identik untuk mengelabui calon korban. Mereka menawarkan berbagai posisi menarik dengan gaji tinggi dan benefit menggiurkan, yang kemudian meminta biaya administrasi atau jaminan kelulusan kepada pelamar. Taktik ini sangat efektif karena memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap reputasi KAI sebagai BUMN terpercaya.

“Oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung dengan KAI dengan cara membuat situs rekrutmen palsu,” jelas Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul. Ia menambahkan bahwa kerugian yang dialami korban tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga menimbulkan trauma psikologis karena harapan untuk bekerja di perusahaan idaman menjadi sirna.

KAI menegaskan bahwa rekrutmen resmi hanya dilakukan melalui https://e-recruitment.kai.id dengan prinsip transparansi dan tanpa biaya. Perusahaan tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, tidak menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, dan tidak ada sistem refund dalam proses rekrutmennya. Masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dan memverifikasi setiap informasi lowongan yang mengatasnamakan KAI melalui kanal resmi perusahaan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *