Jakarta, 13 September 2025 – Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat prestasi membanggakan dengan mengangkut lebih dari 453 ribu wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang delapan bulan terakhir tahun ini. Angka tersebut tumbuh 10 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan bangkitnya pariwisata Indonesia.
Peningkatan ini dipicu oleh tingginya minat wisatawan global terhadap pengalaman perjalanan berbasis kereta api. Wisatawan menilai moda transportasi ini menghadirkan perpaduan antara kenyamanan, keindahan alam, dan nuansa budaya.
Yogyakarta, Bandung, dan Banyuwangi menjadi tiga destinasi terpopuler. Jalur kereta yang terhubung dengan Malioboro, Kawah Ijen, dan Gunung Bromo semakin ramai dipenuhi turis asing.
“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya wisatawan dunia sebagai sarana berlibur di Indonesia,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus.
Menurut Joni, KAI terus meningkatkan kualitas layanan, mulai dari fasilitas modern, ketepatan waktu, hingga integrasi dengan transportasi lokal di berbagai kota. Hal ini memudahkan wisatawan untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata.
Ekonomi lokal pun ikut terdongkrak. Kehadiran wisman yang berkereta berdampak pada sektor kuliner, akomodasi, hingga UMKM yang menjual oleh-oleh di sekitar stasiun.
Fenomena ini sekaligus menegaskan peran kereta api sebagai motor penggerak pariwisata berkelanjutan. Dengan jejak karbon lebih rendah, moda ini sejalan dengan tren perjalanan ramah lingkungan.
Dengan pencapaian 453 ribu penumpang mancanegara, KAI optimistis tren positif ini akan terus berlanjut. Data ini menjadi bukti nyata bahwa pariwisata Indonesia sedang bangkit menuju kejayaan baru. (Redaksi)

