Jakarta, 8 September 2025 – Lima tahapan dalam Standar Operasional Prosedur KAI Services dirancang khusus untuk melindungi penumpang dari ancaman pelecehan seksual dalam sistem transportasi kereta api. Tahapan ini dipelajari secara detail dalam program pembinaan yang melibatkan personel keamanan dari berbagai wilayah.

Sebanyak 100 anggota satuan keamanan mengikuti program pembinaan yang memberikan pemahaman mendalam tentang setiap tahapan SOP. Tim pemateri dari Unit ROS Kantor Pusat menjelaskan bagaimana setiap tahapan dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal kepada penumpang sambil memastikan penanganan kasus yang professional.

Kelima tahapan tersebut mencakup deteksi dini, respons cepat, penanganan korban, investigasi awal, dan pelaporan. Setiap tahapan dilengkapi dengan panduan praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, mulai dari pelecehan verbal seperti bersiul hingga kontak fisik yang tidak pantas.

Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services, menegaskan bahwa lima tahapan SOP ini merupakan sistem perlindungan berlapis. “Untuk mengantisipasi kejadian pelecehan seksual di kereta, kami membekali satuan keamanan dengan SOP yang menjadi panduan mereka dalam menangani kejadian pelecehan seksual,” ungkapnya.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *