Jakarta, 6 September 2025 – Persatuan antara fotografer profesional dan amatir dalam satu arena kompetisi menjadi kekuatan istimewa lomba fotografi HUT ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang digelar KAI Daop 7 Madiun. Pendekatan inklusif ini menciptakan suasana dinamis di mana pengalaman bertemu dengan semangat baru, keahlian teknis berpadu dengan sudut pandang segar, menghasilkan kolaborasi yang dapat meningkatkan mutu dan daya kreasi secara menyeluruh dari karya-karya yang diserahkan.
Penggabungan fotografer profesional dan amatir dalam kompetisi tunggal mencerminkan jiwa demokratis yang menghargai bakat dan kreativitas di atas gelar formal atau kesuksesan perdagangan. Pendekatan ini mengakui bahwa fotografi hebat dapat lahir dari siapa saja yang memiliki gairah, visi, dan dedikasi untuk menangkap momen-momen bermakna, tanpa tergantung pada kedudukan profesional mereka dalam industri.
Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun, menegaskan falsafah inklusif yang dianut dalam kompetisi. “Kami berharap lomba ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat dan fotografer, baik profesional maupun amatir, untuk menyalurkan kreativitasnya,” ungkapnya, menekankan komitmen untuk peluang yang adil tanpa memandang tingkat pengalaman.
Kerja sama antara tingkat keahlian yang berbeda dalam suasana kompetitif ini juga menciptakan peluang belajar yang berharga di mana fotografer amatir dapat mengamati dan menimba ilmu dari teknik profesional, sementara para profesional dapat memperoleh inspirasi baru dari pendekatan tidak lazim dan sudut pandang asli yang sering dibawa oleh penggemar amatir dengan latar belakang dan pengalaman hidup yang beragam.
(Redaksi)

