Jakarta, 9 September 2025 – Kesehatan awak kereta api menjadi perhatian utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menjaga keselamatan perjalanan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menghadirkan 79 Griya Karya yang tersebar di berbagai wilayah operasional.
Fasilitas ini menyediakan tempat istirahat yang layak bagi masinis dan asisten masinis, sehingga mereka dapat beristirahat cukup sebelum dan sesudah bertugas. Dengan begitu, risiko kelelahan dapat ditekan seminimal mungkin.
VP Public Relations KAI, Joni Martinus, menegaskan komitmen perusahaan terhadap kesehatan awak. “Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya bergantung pada kondisi sarana dan prasarana, tetapi juga pada kesiapan fisik dan mental awak kereta. Griya Karya menjadi salah satu langkah kami untuk memastikan hal tersebut,” ungkapnya.
Sebanyak 3.638 awak kereta memanfaatkan fasilitas ini setiap harinya. Kehadiran Griya Karya tidak hanya menjaga stamina, tetapi juga memberikan rasa aman karena masinis tidak perlu mencari tempat istirahat di luar lingkungan kerja.
Griya Karya dirancang dengan fasilitas menyerupai hotel, lengkap dengan kamar tidur, ruang santai, dan penunjang lainnya. Semua disiapkan untuk memastikan kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.
KAI juga memastikan setiap Griya Karya selalu dalam kondisi baik melalui program perawatan rutin dan renovasi bila diperlukan. Hal ini menegaskan bahwa kesehatan awak benar-benar menjadi prioritas.
“Dengan menjaga kesehatan awak, kami sekaligus menjaga keselamatan ribuan penumpang setiap hari,” ujar Joni.
Perhatian penuh terhadap kesehatan awak kereta ini menjadi bukti nyata komitmen KAI dalam membangun sistem transportasi yang selamat, andal, dan berkelanjutan. (Redaksi)

