Jakarta, 6 September 2025 – Program Rail Clinic yang digelar KAI sepanjang Bulan Agustus 2025 berhasil mewujudkan salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional, yaitu pemerataan akses layanan kesehatan. Melalui konsep “rumah sehat berjalan”, program ini mengatasi kendala geografis dan ekonomi yang selama ini menjadi hambatan utama masyarakat daerah dalam mengakses layanan kesehatan berkualitas. Kehadiran Rail Clinic di stasiun-stasiun yang strategis membuktikan komitmen KAI dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan kesehatan untuk semua.
Pemerataan akses kesehatan menjadi krusial mengingat masih banyak daerah di Indonesia yang memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan. Rail Clinic hadir sebagai solusi inovatif yang memanfaatkan jaringan transportasi kereta api untuk menjangkau daerah-daerah yang sebelumnya sulit mendapat akses layanan kesehatan memadai. Dengan membawa fasilitas medis lengkap langsung ke stasiun, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi tambahan atau meninggalkan pekerjaan dalam waktu lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Dampak pemerataan ini terasa langsung bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Stasiun Siantar, Stasiun Bajalinggei, dan Stasiun Pasarnguter. Mereka yang sebelumnya harus menempuh perjalanan berjam-jam ke kota untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan, kini dapat memperoleh layanan yang sama persis di dekat rumah mereka. Kesetaraan akses ini menciptakan keadilan sosial yang nyata dan memberikan harapan baru bagi masyarakat daerah untuk hidup lebih sehat dan produktif.
“KAI akan terus menghadirkan program sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui Rail Clinic maupun program lainnya, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan kereta api tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga membawa nilai kesehatan, pengetahuan, dan kesejahteraan bagi masyarakat luas,” tegaskan Anne Purba, Vice President Public Relations KAI. Komitmen ini menunjukkan bahwa pemerataan akses kesehatan bukan hanya slogan, tetapi tindakan nyata yang terus dilakukan KAI.
(Redaksi)

