Jakarta, 19 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) berupaya memperkuat perekonomian berbasis petani dan pedagang melalui pengembangan Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3) khusus. Dengan fokus pada mobilitas dan kepraktisan pengangkutan hasil tani dan barang dagangan, modifikasi kereta yang berlangsung di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng ini diharapkan dapat membuka akses pasar lebih luas.
Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menyampaikan bahwa gagasan ini sudah digagas sejak Mei 2024 dengan desain yang menitikberatkan pada kemudahan akses dan optimalisasi ruang angkut. “Tempat duduk diatur sejajar di kiri dan kanan kereta untuk memberikan ruang tengah yang luas, sehingga penempatan barang menjadi lebih leluasa,” kata Anne.
Fasilitas penting seperti toilet dan rak bagasi tetap dipertahankan, sementara pintu boardes dibuat lebih besar dan sekat partisi dihilangkan untuk memudahkan proses bongkar muat. Setelah melewati serangkaian pengujian ketat, tahap sertifikasi keselamatan dari Kemenhub masih menunggu penyelesaian.
Menurut Anne, langkah ini tidak hanya memberikan kemudahan transportasi tapi juga memperkuat rantai pasok dan perekonomian masyarakat akar rumput, sesuai dengan komitmen KAI dalam mendukung pembangunan nasional berkelanjutan.
(Redaksi)

