Jakarta, 18 Agustus 2025 – Terobosan dalam memberikan layanan terpadu kepada masyarakat diwujudkan KAI melalui program Relawan Bakti BUMN di Toba. Integrasi antara program pemberdayaan masyarakat dengan layanan Rail Clinic menciptakan model pelayanan publik yang holistik dan efisien. Pendekatan ini memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dalam satu waktu dan lokasi yang strategis.

Rail Clinic di Stasiun Siantar menjadi inovasi dalam mengoptimalkan infrastruktur kereta api untuk layanan sosial. Pemeriksaan kesehatan umum, layanan gigi, laboratorium sederhana, dan edukasi kesehatan diberikan gratis kepada masyarakat. Program ini memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga daerah-daerah yang memiliki akses terbatas terhadap fasilitas medis.

Sinergi antara program di desa dan layanan di stasiun menciptakan jejaring pelayanan yang saling mendukung. Para relawan yang terlibat dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Hatinggian juga ikut berpartisipasi dalam operasional Rail Clinic. Kolaborasi ini memaksimalkan dampak positif program bagi masyarakat luas.

Model layanan terpadu ini dapat menjadi rujukan untuk program TJSL BUMN lainnya dalam memberikan pelayanan yang efektif dan efisien. KAI membuktikan bahwa inovasi dalam pelayanan publik dapat dicapai melalui pemanfaatan infrastruktur yang ada dengan pendekatan kreatif dan terintegrasi.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *