30 Agustus 2026 – Perjalanan panjang mengantarkan penumpang dan pesanan selama bertahun-tahun akhirnya berbuah pengalaman yang tak terlupakan bagi 70 mitra pengemudi Gojek. Para pengemudi yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan sejak masa awal tersebut akan berangkat menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci pada 2 September 2026. Momen persiapan keberangkatan berlangsung penuh haru dan khidmat, terutama bagi para mitra yang telah mengabdikan waktu dan tenaga selama lebih dari satu dekade.
Sebanyak 70 mitra yang mendapat kesempatan tersebut merupakan bagian dari kelompok yang dikenal sebagai Driver Legend. Mereka bergabung dengan Gojek sejak sekitar 2010 hingga 2014, ketika layanan perusahaan masih dijalankan melalui call center dan belum menggunakan aplikasi seperti yang dikenal masyarakat saat ini. Sebagian dari mereka tetap aktif menjadi mitra pengemudi hingga sekarang, sehingga perjalanan mereka turut menjadi bagian dari perkembangan Gojek dari sebuah layanan sederhana hingga menjadi salah satu platform layanan berbasis aplikasi yang digunakan masyarakat luas.
Kesetiaan para Driver Legend selama bertahun-tahun menjadi salah satu alasan perusahaan memberikan apresiasi khusus melalui program keberangkatan umrah. Bagi para mitra, perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar hadiah atas masa kerja yang panjang, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menjalankan ibadah yang telah lama diimpikan. Sebagian mitra bahkan harus melewati perjalanan hidup yang panjang sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan tersebut.
Menjelang keberangkatan, Gojek menggelar doa bersama sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melepas para mitra yang akan berangkat sekaligus memberikan dukungan moral sebelum mereka menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Suasana acara berlangsung khidmat dengan doa yang dipanjatkan untuk kelancaran perjalanan dan pelaksanaan ibadah para mitra.
Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa para Driver Legend memiliki peran penting dalam perjalanan panjang Gojek sejak perusahaan mulai beroperasi. Menurutnya, para mitra tersebut ikut membuka jalan, menjaga keberlangsungan layanan, dan menjadi bagian dari proses pertumbuhan perusahaan selama bertahun-tahun.
Keberadaan mereka sejak masa awal menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah perkembangan layanan Gojek. Ketika sistem operasional masih mengandalkan call center, para pengemudi tersebut telah menjalankan pekerjaan dengan sistem yang jauh berbeda dibandingkan kondisi saat ini. Mereka kemudian terus mengikuti perubahan teknologi dan cara kerja perusahaan hingga memasuki era layanan berbasis aplikasi.
Program keberangkatan umrah ini menjadi salah satu bentuk penghargaan perusahaan terhadap konsistensi para mitra. Apresiasi tersebut juga menunjukkan bahwa kontribusi pengemudi tidak hanya dipandang dari sisi operasional, tetapi juga dari perjalanan panjang mereka dalam mendukung pertumbuhan ekosistem perusahaan.
Pemerintah Apresiasi Program untuk Mitra
Momen tersebut turut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan pendakwah Habib Ja’far Al Hadar. Kehadiran sejumlah tokoh dalam kegiatan tersebut menambah makna bagi acara pelepasan para Driver Legend yang akan menjalankan ibadah umrah.
Dudy memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Gojek dalam menghadirkan program yang secara langsung memberikan manfaat bagi mitra pengemudi. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan pengemudi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri. Program yang memberikan manfaat nyata kepada mitra diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam membangun hubungan yang lebih baik dengan para pekerjanya dan mitra yang mendukung kegiatan operasional.
Upaya meningkatkan kesejahteraan mitra juga dinilai tidak hanya berkaitan dengan pendapatan. Perlindungan sosial, dukungan terhadap keluarga, kesempatan pendidikan, serta berbagai bentuk penghargaan juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kerja yang lebih berkelanjutan.
Karena itu, program apresiasi yang diberikan kepada mitra pengemudi menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap mereka yang telah menjalankan peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. Bagi para Driver Legend, penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama perusahaan.
15 Tahun Menjadi Mitra Berbuah Kesempatan Umrah
Salah satu Driver Legend, Bambang Raminto, menjadi bagian dari kelompok pengemudi yang akan berangkat ke Tanah Suci. Bambang diketahui telah bergabung sebagai mitra sejak 2010. Setelah sekitar 15 tahun menjalani profesinya, ia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah melalui program apresiasi tersebut.
Bagi Bambang, kesempatan tersebut memiliki makna tersendiri karena perjalanan menuju Tanah Suci membutuhkan persiapan yang tidak sebentar. Ia menggambarkan bahwa seseorang dapat memilih untuk menabung secara finansial atau menabung waktu hingga kesempatan untuk berangkat umrah benar-benar datang. Setelah bertahun-tahun menjalani profesinya sebagai mitra, kesempatan tersebut akhirnya hadir di tengah perjalanan panjangnya bersama Gojek.
Kisah Bambang juga menggambarkan perjalanan para pengemudi yang telah bertahan sejak masa awal perusahaan. Selama bertahun-tahun, mereka menjalani perubahan besar dalam sistem kerja, teknologi, serta pola mobilitas masyarakat. Dari layanan berbasis telepon hingga penggunaan aplikasi secara luas, para mitra tersebut tetap menjadi bagian dari operasional Gojek.
Bagi para Driver Legend lainnya, keberangkatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan mereka selama menjadi mitra. Masa pengabdian yang panjang tidak hanya menghasilkan pengalaman dalam menjalankan pekerjaan, tetapi juga mempertemukan mereka dengan berbagai karakter penumpang dan situasi selama berada di jalan.
Doa untuk Kelancaran Ibadah dan Indonesia
Dalam acara tersebut, Habib Ja’far Al Hadar memimpin doa bersama bagi para mitra yang akan menjalankan ibadah umrah. Doa tersebut ditujukan agar seluruh rangkaian perjalanan berlangsung lancar, para mitra diberikan kesehatan, serta dapat menjalankan ibadah dengan baik selama berada di Tanah Suci.
Doa bersama juga menjadi kesempatan untuk mendoakan kondisi Indonesia yang sedang menghadapi berbagai bencana alam. Pesan tersebut menambah dimensi sosial dalam kegiatan pelepasan para mitra, karena perjalanan ibadah tidak hanya diharapkan membawa manfaat bagi para peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi masyarakat secara luas.
Dalam tausiyahnya, Habib Ja’far mengajak para pengemudi untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalankan pekerjaan. Kejujuran dan amanah menjadi nilai yang ditekankan kepada para mitra karena kedua sikap tersebut memiliki peran penting dalam pekerjaan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
Pesan tersebut menjadi relevan bagi para pengemudi karena aktivitas mereka setiap hari berkaitan erat dengan kepercayaan pelanggan. Menjaga barang milik pelanggan, memberikan pelayanan yang baik, menjalankan perjalanan dengan bertanggung jawab, serta menjaga komunikasi merupakan bagian dari sikap amanah yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Bagian dari Program Apresiasi Mitra
Keberangkatan 70 Driver Legend ke Tanah Suci merupakan bagian dari Program Apresiasi Mitra atau PAM Gojek. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian penghargaan berupa perjalanan umrah, tetapi juga mencakup berbagai bentuk dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan mitra dan keluarganya.
Sejumlah program yang termasuk dalam PAM antara lain perlindungan melalui BPJS, Bonus Hari Raya atau BHR, program beasiswa bagi anak mitra, serta paket kuota internet dengan harga yang lebih terjangkau. Berbagai fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan manfaat yang dapat dirasakan mitra dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi perusahaan, keberadaan program apresiasi menjadi salah satu cara untuk menjaga hubungan dengan para mitra yang telah menjadi bagian dari ekosistem dalam jangka panjang. Sementara bagi pengemudi, program semacam ini dapat menjadi bentuk penghargaan atas konsistensi mereka dalam menjalankan pekerjaan dan mendukung layanan perusahaan.
Keberangkatan 70 Driver Legend pada September mendatang pun menjadi simbol dari perjalanan panjang yang telah dilalui sejak era awal Gojek. Para pengemudi yang dahulu bekerja dengan sistem call center kini menjadi saksi perubahan besar menuju layanan digital. Setelah bertahun-tahun berada di jalan dan melayani masyarakat, mereka kini bersiap meninggalkan rutinitas tersebut untuk sementara waktu dan menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Bagi sebagian mitra, kesempatan tersebut mungkin menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan mereka. Pengabdian selama bertahun-tahun akhirnya dipertemukan dengan kesempatan untuk menjalankan ibadah yang memiliki arti besar secara pribadi. Perjalanan menuju Tanah Suci pada 2 September 2026 mendatang sekaligus menjadi penanda sebuah babak baru bagi para Driver Legend yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Gojek. (Redaksi)

