Semarang, 25 Agustus 2025 – Inovasi menjadi kunci untuk mewujudkan transportasi publik yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. KAI Daop 4 Semarang terus mengembangkan layanan agar setiap penumpang dapat bepergian dengan nyaman, aman, dan setara.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menekankan bahwa prinsip inklusifitas harus dijadikan dasar inovasi layanan. Transportasi publik, menurutnya, tidak hanya sekadar sarana mobilitas, tetapi juga ruang sosial yang mengakomodasi keberagaman pengguna.
“Transportasi publik adalah ruang bersama yang perlu menghadirkan kenyamanan bagi semua orang. KAI Daop 4 Semarang berkomitmen menciptakan lingkungan perjalanan yang ramah bagi setiap kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia, termasuk kelompok rentan dan disabilitas,” ujar Franoto Wibowo.
Berbagai inovasi hadir, termasuk fasilitas ruang laktasi, mushola, toilet difabel, ruang tunggu prioritas, serta akses khusus bagi penumpang disabilitas agar perjalanan lebih mandiri. Selain itu, aplikasi KAI Access memudahkan pemesanan tiket dan informasi perjalanan, menjamin kemudahan akses layanan digital bagi semua kalangan.
Kebijakan bebas rokok di semua rangkaian kereta juga mendukung kenyamanan dan kesehatan penumpang, terutama kelompok rentan.
Dengan kombinasi inovasi dan inklusifitas, KAI ingin menjadikan transportasi publik sebagai sarana yang tidak hanya efisien, tetapi juga ramah, setara, dan bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. (Redaksi)

