Jakarta, 13 Agustus 2025 – Mengantisipasi kebutuhan transportasi selama libur panjang HUT ke-80 Kemerdekaan RI, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menyiapkan layanan KA Mutiara Timur Tambahan dengan persiapan yang matang dan menyeluruh. Persiapan khusus ini meliputi berbagai aspek mulai dari pemeliharaan rangkaian, pelatihan personel, hingga optimalisasi sistem operasional untuk memastikan layanan berkualitas tinggi selama masa libur panjang. Kesiapan ini mencerminkan komitmen KAI untuk memberikan layanan transportasi yang dapat diandalkan ketika masyarakat paling membutuhkannya.
Program persiapan libur panjang ini akan diimplementasikan selama empat hari berturut-turut, dari Jumat 15 Agustus hingga Senin 18 Agustus 2025. KA Mutiara Timur Tambahan yang telah disiapkan secara khusus akan melayani rute Ketapang – Surabaya Gubeng dan sebaliknya, dengan standar persiapan yang mencakup pemeriksaan teknis menyeluruh, penyediaan fasilitas tambahan, dan penempatan personel terbaik. Persiapan libur panjang ini juga mencakup antisipasi terhadap berbagai skenario operasional untuk memastikan kelancaran layanan di segala kondisi.
Konfigurasi persiapan jadwal telah dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik unik perjalanan selama libur panjang kemerdekaan. Untuk relasi Ketapang – Surabaya Gubeng, persiapan mencakup optimalisasi waktu keberangkatan pada pukul 08.40 WIB yang disesuaikan dengan pola perjalanan libur panjang. Sementara untuk relasi Surabaya Gubeng – Ketapang, persiapan jadwal keberangkatan pada pukul 21.50 WIB dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan malam selama periode libur panjang yang memiliki karakteristik berbeda dengan hari-hari biasa.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan tingkat persiapan yang telah dilakukan. “Penambahan perjalanan ini diharapkan dapat memberikan alternatif pilihan jadwal perjalanan bagi masyarakat, khususnya pada masa libur panjang peringatan kemerdekaan,” ungkapnya sambil menekankan bahwa persiapan libur panjang ini mencakup seluruh aspek operasional dari hulu hingga hilir, dan mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kelancaran layanan dengan melakukan pemesanan tiket melalui saluran resmi dan mengikuti protokol perjalanan yang telah ditetapkan.
(Redaksi)

