Jakarta, 25 Juli 2025 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan Sustainability Linked Loan (SLL) senilai US$352 juta pada semester I 2025, memperkuat kinerja keuangan dan reputasi keberlanjutan. Penyaluran SLL meningkat 15% YoY, dengan skema suku bunga variabel yang terikat pada pencapaian target ESG debitur.
Direktur Finance & Strategy Hussein Paolo Kartadjoemena menjelaskan, “SLL kami desain untuk mendorong debitur meningkatkan kinerja lingkungan dan sosial mereka, sehingga manfaatnya berlipat bagi perseroan dan mitra usaha.” Mekanisme pemantauan KPI sustainability dijalankan bersama lembaga pemeringkat independen.
Likuiditas terjaga dengan rasio CASA 72,0% dan DPK Rp900 triliun. Penyaluran kredit konsolidasi semester I tumbuh 7,1% YoY menjadi Rp778,7 triliun, sementara NPL 1,9% dan CoC 1% menunjukkan portofolio tetap sehat. Transformasi digital memfasilitasi proses SLL end-to-end secara efisien.
Laba bersih konsolidasi semester I 2025 mencapai Rp10,1 triliun. Keberhasilan SLL menegaskan BNI sebagai pionir pembiayaan berkelanjutan di Indonesia, meningkatkan daya saing dan menarik investor yang berorientasi ESG. (Redaksi)

