Jakarta, 13 November 2025 – Public Service Obligation (PSO) atau Kewajiban Pelayanan Publik yang diinisiasi pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan, merupakan landasan vital yang memastikan masyarakat dapat mengakses layanan transportasi publik dengan biaya terjangkau. KAI mencatat kinerja impresif layanan PSO dengan melayani 14.572.752 pelanggan dari Januari hingga Oktober 2025. Angka ini melonjak 6,99% dari periode yang sama di tahun 2024, yang mencatatkan 13.620.772 pelanggan. Data ini jelas menunjukkan peran signifikan layanan PSO dalam mendukung pergerakan masyarakat di berbagai area.

Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, PSO adalah penugasan khusus dari negara untuk menjamin akses transportasi massal yang luas bagi seluruh golongan masyarakat. Layanan PSO KAI tersedia di jaringan Pulau Jawa dan Sumatra, menawarkan opsi perjalanan yang stabil dan ekonomis untuk masyarakat yang membutuhkan perjalanan rutin atau antarkota.

Layanan PSO yang dioperasikan oleh KAI mencakup Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan KA Lokal. Kedua jenis layanan ini memainkan peran kunci sebagai penghubung penting bagi berbagai lapisan masyarakat: pekerja, pelajar, pelaku UMKM, dan masyarakat yang bergantung pada transportasi umum untuk aktivitas sehari-hari.

Dari sisi dampak ekonomi, layanan PSO memberikan kontribusi yang substansial, terutama dalam mendukung aktivitas perdagangan dan pergerakan tenaga kerja. Skema tarif yang terjangkau menjadi daya tarik utama bagi masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan, yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan sektor informal dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beroperasi di sekitar kawasan stasiun.

Pemerintah juga menyediakan subsidi PSO untuk layanan-layanan di bawah KAI Group, seperti Commuter Line, LRT Jabodebek, KA Bandara YIA di Yogyakarta, dan KA Srilelawangsa di Medan. Integrasi berbagai moda ini secara efektif memperkuat ekosistem transportasi nasional, memudahkan perpindahan antar-moda, dan memperluas jangkauan layanan transportasi publik yang terkoneksi. Anne Purba menegaskan komitmen perusahaan, “KAI menghadirkan pelayanan yang mendukung mobilitas masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah untuk Indonesia yang semakin maju.” (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *