Jakarta, 16 November 2025 — Perjalanan Rail Clinic dan Rail Library sepanjang tahun 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Terhitung Januari–Oktober 2025, KAI mencatat 7.382 penerima manfaat layanan kesehatan dan literasi. Angka ini telah melampaui pencapaian sepanjang tahun 2024, yaitu 7.076 penerima manfaat.
Peningkatan tersebut tidak terjadi tanpa alasan. Program yang digelar secara reguler di berbagai daerah memberikan akses langsung bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan maupun literasi. Oktober 2025 menjadi salah satu bulan dengan jangkauan kegiatan paling luas.
Kegiatan pertama dilaksanakan di Stasiun Krian oleh KAI Daop 8 Surabaya. Warga memanfaatkan layanan kesehatan dasar, pemeriksaan ibu dan anak, serta akses membaca buku di Rail Library. Anak-anak berkumpul di area membaca dengan penuh kegembiraan, sementara para ibu memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kehamilan.
Di Stasiun Ledokombo, Jember, KAI Daop 9 menghadirkan layanan yang lebih lengkap. Pemeriksaan gigi, mata, hingga laboratorium menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan. Edukasi PHBS, edukasi TBC, serta program makanan tambahan memperkuat manfaat sosial kegiatan tersebut.
Sementara itu, di Stasiun Klari, Karawang, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi. Layanan pemeriksaan kehamilan, pemberian kacamata gratis, dan edukasi keselamatan kereta api menjadi daya tarik utama. Pelajar yang hadir juga puas menikmati koleksi buku Rail Library.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penerima manfaat menjadi indikator keberhasilan program. “Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan akses kesehatan dasar dan literasi yang mudah dijangkau. Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program,” ujarnya.
Rail Clinic menyediakan beragam layanan medis yang mampu menjangkau berbagai kelompok usia. Sementara Rail Library menjadi ruang belajar yang memperkuat budaya literasi sejak dini, terutama bagi pelajar di sekitar jalur rel.
Program ini akan dilanjutkan di Stasiun Kedungjati dan Stasiun Payakabung pada November 2025. KAI telah menyiapkan tenaga kesehatan, buku bacaan, serta tim edukasi untuk memastikan kegiatan berjalan optimal.
Dengan capaian yang melampaui tahun sebelumnya, perjalanan Rail Clinic dan Rail Library memperlihatkan bagaimana program sosial KAI terus berkembang dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak hanya hadir di stasiun dan kereta, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial yang nyata. (Redaksi)

