Jember, 5 Agustus 2025 – Kenyamanan yang dirasakan pengguna kereta api bukan hanya berasal dari ketepatan waktu atau fasilitas modern, tetapi juga dari hal mendasar seperti kebersihan. Di Daerah Operasi 9 Jember, hal ini dijaga oleh para petugas On Station Cleaning (OSC) yang menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan humanis KAI.
Sebanyak 147 petugas OSC menjalankan tugas di 34 stasiun di wilayah ini. Mereka tak hanya membersihkan, tetapi juga menghadirkan atmosfer stasiun yang ramah dan layak huni bagi masyarakat. Bagi mereka, stasiun bukan hanya tempat transit, melainkan ruang publik yang harus dijaga martabatnya.
Sinta, petugas OSC di Stasiun Jember, mengatakan bahwa pelayanan mereka tidak mengenal waktu. “Kami bekerja dari pagi sampai malam, bahkan dini hari, karena penumpang datang dan pergi hampir sepanjang waktu. Kebersihan tidak boleh menunggu,” tuturnya. Kebahagiaan terbesar adalah ketika penumpang merasa nyaman dan tidak ragu menggunakan fasilitas.
Layanan humanis bukan hanya urusan frontliner seperti customer service atau petugas loket. Petugas OSC turut ambil bagian dalam menciptakan kesan positif terhadap perusahaan dan stasiun sebagai representasi layanan publik.
“Petugas OSC adalah pahlawan kebersihan yang sering tak terlihat namun sangat dirasakan manfaatnya. Keberadaan mereka membuat stasiun bukan hanya tempat menunggu kereta, tapi juga ruang publik yang bersih, sehat, dan ramah. Kami berterima kasih atas kerja keras dan konsistensi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik setiap hari,” kata Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember.
Pelayanan humanis selalu berangkat dari empati—dan OSC mempraktikkannya lewat tindakan nyata menjaga ruang agar tetap bersih, aman, dan sehat bagi siapa pun yang datang.
Keberadaan OSC menjadi fondasi penting dalam mewujudkan stasiun yang bukan hanya bersih secara fisik, tetapi juga nyaman secara emosional. Mereka adalah pelayan tanpa kata, namun hadir dalam setiap rasa nyaman yang dirasakan penumpang. (Redaksi)

