29 April 2026 – Hujan deras sempat menunda jalannya pertandingan, tetapi badai sesungguhnya justru datang dari permainan Malut United. Dalam laga lanjutan Super League, tim berjuluk Laskar Kie Raha tampil luar biasa dengan menghancurkan PSBS Biak dengan skor telak 7-0, sebuah hasil yang menegaskan perbedaan kualitas kedua tim di lapangan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, awalnya tidak berjalan sesuai rencana. Kick-off harus ditunda akibat hujan lebat yang membuat lapangan tergenang air. Kondisi tersebut memaksa kedua tim menunggu hingga situasi memungkinkan untuk bermain secara normal.
Saat laga akhirnya dimulai, tempo permainan di babak pertama cenderung hati-hati. Baik PSBS Biak maupun Malut United berusaha mengontrol ritme, namun minimnya peluang matang membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum. Pertahanan PSBS masih mampu meredam serangan lawan, sementara Malut United belum menemukan celah untuk memecah kebuntuan.
Segalanya berubah drastis di babak kedua. Malut United langsung meningkatkan intensitas serangan dan sukses membuka keunggulan pada menit ke-51. David da Silva menjadi aktor utama dengan penyelesaian tajam yang membawa timnya unggul 1-0.
Keunggulan tersebut menjadi awal dari dominasi total. Hanya tujuh menit berselang, Septian David Maulana memperbesar keunggulan melalui sundulan akurat, memanfaatkan kelengahan lini belakang PSBS. Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat kepercayaan diri Malut United semakin meningkat.
Serangan demi serangan terus dilancarkan. Pada menit ke-60, Yance Sayuri menambah derita PSBS lewat sepakan mendatar yang tak mampu dibendung kiper. Malut United kini unggul tiga gol tanpa balas dan sepenuhnya menguasai jalannya pertandingan.
Aksi individu memukau ditunjukkan Tyronne del Pino pada menit ke-69. Dengan kelincahannya di dalam kotak penalti, ia melewati beberapa pemain bertahan sebelum melepaskan cungkilan yang berbuah gol keempat. Gol ini semakin memukul mental pemain PSBS yang mulai kehilangan organisasi permainan.
Dominasi Malut United belum berhenti. Pada menit ke-79, David da Silva mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini setelah memanfaatkan umpan tarik Yakob Sayuri. Skor 5-0 semakin mempertegas keunggulan Laskar Kie Raha.
Menjelang akhir laga, pesta gol terus berlanjut. Pemain pengganti Frets Butuan ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90 melalui tembakan kaki kiri yang akurat. Tak lama kemudian, Septian David Maulana menutup kemenangan dengan gol keduanya lewat sepakan keras yang tak terbendung.
Skor akhir 7-0 menjadi bukti dominasi penuh Malut United sepanjang babak kedua. Kemenangan besar ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri tim, tetapi juga mengangkat posisi mereka ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 49 poin.
Di sisi lain, kekalahan telak ini semakin memperburuk situasi PSBS Biak. Mereka harus tetap berada di dasar klasemen dengan 18 poin, sekaligus menghadapi tantangan besar untuk bangkit di sisa kompetisi musim ini. (Redaksi)

