Purwokerto, 11 September 2025 – Insiden di perlintasan sebidang Kutowinangun – Prembun pada Kamis (11/9) membuat perjalanan KA Argo Dwipangga relasi Gambir – Solo Balapan tertunda hampir tiga jam. Lokomotif tertabrak kendaraan pada pukul 14.04 WIB, memaksa KAI melakukan pergantian lokomotif dengan lok penolong dari Kutoarjo.
Keterlambatan yang terjadi membuat penumpang harus bersabar menunggu kelanjutan perjalanan. Dampak insiden juga memengaruhi kereta lain, seperti KA Gajahwong (terlambat 9 menit) dan KA Malabar (terlambat 16 menit).
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan yang terdampak. KAI berterima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan. Upaya percepatan penanganan sudah dilakukan agar perjalanan kereta api lainnya dapat kembali normal,” ujar Krisbiyantoro, Manager Humas Daop 5 Purwokerto.
Pihak KAI memberikan service recovery bagi penumpang KA Argo Dwipangga untuk mengurangi ketidaknyamanan. Kompensasi ini menjadi wujud tanggung jawab KAI dalam menjaga kualitas pelayanan meski terjadi gangguan.
Insiden ini menjadi pengingat bagi KAI untuk meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan di perlintasan sebidang. Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional kereta api.
Selain itu, KAI juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati di perlintasan sebidang agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Dengan langkah cepat dan mitigasi risiko yang tepat, KAI memastikan operasional kereta api lainnya tetap berjalan lancar, sekaligus menegaskan komitmen mereka terhadap kenyamanan dan keamanan pelanggan. (Redaksi)

