Purwokerto, 12 September 2025 – KAI Daop 5 Purwokerto menutup cikal bakal perlintasan liar di Desa Kubangkangkung, tepat di KM 367+7/8 antara Stasiun Kawunganten dan Jeruklegi, sebagai langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta pengguna jalan.

Manajer Humas Daop 5, Krisbiyantoro, menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan untuk mencegah terbentuknya perlintasan liar yang berpotensi membahayakan.

“Cikal bakal perlintasan liar biasanya muncul dari jalur lintasan tidak resmi yang digunakan sebagian masyarakat. Jika tidak segera ditutup, titik tersebut bisa berkembang menjadi perlintasan liar yang membahayakan karena tanpa palang pintu maupun penjaga. Untuk itu KAI menutup titik ini demi keselamatan bersama,” ujar Krisbiyantoro.

Data Daop 5 menunjukkan terdapat 233 perlintasan sebidang, dengan 160 perlintasan terjaga dan 73 tidak terjaga. Penutupan jalur liar menjadi strategi utama untuk meminimalkan risiko kecelakaan di jalur kereta.

Selain itu, KAI mengimbau masyarakat untuk disiplin mematuhi aturan perlintasan, berhenti saat sinyal berbunyi, dan menengok kanan-kiri sebelum melintas di perlintasan yang tidak terjaga.

Tindakan ini menegaskan sinergi KAI, aparat, dan pemerintah daerah dalam menciptakan transportasi yang aman dan nyaman.

Dengan menutup perlintasan liar di KM 367+7/8, KAI Daop 5 Purwokerto menunjukkan komitmen nyata dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *