Jakarta, 25 Juli 2025 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan kredit korporasi yang signifikan pada semester I 2025, menjadi motor utama kinerja perseroan. Kredit korporasi tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp435,8 triliun, terutama berasal dari penyaluran ke sektor infrastruktur, energi, telekomunikasi, dan perusahaan BUMN. Permintaan kredit korporasi meningkat seiring percepatan belanja modal di tengah pemulihan ekonomi.

Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar menegaskan, “Ekspansi kredit korporasi didukung likuiditas kuat dari pertumbuhan CASA, sehingga kami dapat memberikan suku bunga kompetitif sekaligus menjaga kualitas aset.” Rasio NPL korporasi terjaga di 1,5%, mencerminkan selektivitas penyaluran dan mitigasi risiko yang baik.

Secara keseluruhan, penyaluran kredit BNI tumbuh 7,1% YoY menjadi Rp778,7 triliun. Rasio NPL konsolidasi 1,9%, Loan at Risk 11,0%, dan CoC 1% menunjukkan kualitas portofolio yang terjaga. DPK tumbuh 16,5% YoY menjadi Rp900 triliun dengan rasio CASA 72,0%, mendukung pendanaan korporasi.

Laba bersih konsolidasi semester I 2025 mencapai Rp10,1 triliun. Pertumbuhan kredit korporasi, bersama efisiensi dan digitalisasi, memperkuat profitabilitas BNI. “Fokus pada segmen korporasi produktif akan terus kami optimalkan di semester kedua,” tambah Direktur Finance & Strategy Hussein Paolo Kartadjoemena. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *