Jakarta, 25 Juli 2025 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memperlihatkan komitmen keberlanjutan melalui pertumbuhan pembiayaan hijau dan Sustainability Linked Loan (SLL) yang mendorong kinerja semester I 2025. Pembiayaan hijau mencapai Rp74 triliun, tumbuh lebih dari 20% dalam empat tahun terakhir, sedangkan SLL tercatat US$352 juta.

Direktur Risk Management David Pirzada menjelaskan, “Pembiayaan berkelanjutan menjadi pilar strategi kami, sejalan target Net Zero Emission operasional 2028 dan pembiayaan 2060.” BNI juga meningkatkan integrasi ESG dalam proses penilaian kredit korporasi.

Likuiditas kokoh—DPK Rp900 triliun, CASA 72,0%—mendukung pendanaan hijau. Penyaluran kredit total tumbuh 7,1% YoY menjadi Rp778,7 triliun, dengan NPL 1,9%, LAR 11,0%, dan CoC 1%. Digitalisasi platform wondr by BNI dan mobile banking memperluas akses pembiayaan berkelanjutan.

Laba bersih konsolidasi semester I mencapai Rp10,1 triliun. Peringkat ESG MSCI naik dari BBB ke A memperkuat reputasi BNI di pasar global. “Pembiayaan berkelanjutan mengokohkan kinerja dan mendorong pertumbuhan inklusif jangka panjang,” tutup Hussein Paolo Kartadjoemena. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *